KEPULAUAN RIAU — Desa Wisata Pentingsari terletak di lereng Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini sudah lama dikenal sebagai salah satu pelopor pariwisata berbasis komunitas di Indonesia. Kini, pengelolaannya mendapat masukan dari akademisi lintas negara.
Program "Improving CBT Quality" digelar Minggu, 13 September 2026, di Desa Wisata Pentingsari, Sleman. Tiga institusi pendidikan tinggi terlibat: STIE Pariwisata API Yogyakarta, Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), dan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).
Kegiatan dibuka oleh Ketua STIE Pariwisata API Yogyakarta, Susilo Budi Winarno, bersama Ketua Desa Wisata Pentingsari, Ir. Ciptaningsih. Sambutan keduanya menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk meningkatkan kualitas pengelolaan desa wisata.
Ada tiga sesi utama dalam kegiatan ini. Masing-masing membahas sudut pandang berbeda soal pengembangan Community-Based Tourism (CBT).
Sharing session berlangsung interaktif. Peserta yang terdiri dari pengelola desa wisata dan pemilik homestay terlibat diskusi, bertukar pengalaman, serta membahas tantangan dan peluang pengembangan Pentingsari ke depan.
Perwakilan UBSI menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, program ini luar biasa karena mempertemukan dua negara dan tiga institusi pendidikan tinggi dalam satu program internasional yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Pihak UNIMAS juga mengaku terkesan dengan pelaksanaan international community service di Pentingsari. Mereka berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja.
"Harapannya, apa yang diberikan melalui kegiatan internasional ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal di Desa Wisata Pentingsari."
Materi yang diberikan menyentuh empat area: pemasaran, digitalisasi, pengelolaan CBT, dan keberlanjutan desa wisata. Pengelola dan pemilik homestay diharapkan lebih siap menghadapi perkembangan industri pariwisata.
Yang tak kalah penting, nilai-nilai lokal yang menjadi kekuatan utama Pentingsari tetap dipertahankan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, pengelola, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci pengembangan pariwisata berbasis komunitas yang berkualitas, inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Bagi traveler yang ingin merasakan langsung suasana desa wisata berbasis komunitas, Pentingsari menawarkan pengalaman menginap di homestay warga, aktivitas pertanian, dan interaksi dengan masyarakat lokal. Informasi terkini soal paket kunjungan dan ketersediaan homestay dapat dikonfirmasi langsung ke pengelola Desa Wisata Pentingsari atau dinas pariwisata Sleman.