Pencarian

Marc Marquez Akui Lupa Aktifkan Ride Height Device Saat Menangi MotoGP Aragon

Minggu, 30 Agustus 2026 • 20:34:02 WIB
Marc Marquez Akui Lupa Aktifkan Ride Height Device Saat Menangi MotoGP Aragon
Marc Marquez mengakui lupa mengaktifkan ride height device saat memenangi MotoGP Aragon.

KEPULAUAN RIAU — Kesalahan itu terjadi di lap pembuka. Marquez sempat melesat memimpin dari posisi terdepan, tetapi saat keluar dari tikungan 1 menuju tikungan 2, alat pengatur ketinggian belakang motor justru aktif di waktu yang salah. Alhasil, lajunya melambat drastis di tikungan 2 dan 3, memberi celah bagi Marco Bezzecchi dan Pedro Acosta untuk menyalip.

"Ya, seperti yang saya katakan kemarin, titik utama adalah sudut pertama. Saya melakukannya lagi, tetapi saya melakukan kesalahan besar hari ini, karena saya lupa menggunakan alat pengatur ketinggian belakang motor," ucap Marquez.

"Kemudian ketika saya keluar dari tikungan 1 ke tikungan 2, alat belakang diaktifkan dan dihidupkan lagi. Kemudian saya sangat lambat di tikungan 2 dan tikungan 3. Dan ya, dua pembalap lain mengambil posisi saya, itu lebih sulit," kata Marquez menambahkan.

Duel Ketat dengan Bezzecchi dan Acosta di Grup Terdepan

Alih-alih melaju mulus, Marquez justru terseret dalam pertarungan sengit di grup depan. Bezzecchi sempat memimpin di tikungan ketiga, sementara Jorge Martin merangsek ke posisi kedua. Namun, Marquez perlahan membangun kembali ritmenya dan merebut posisi kedua pada lap kedua, diikuti Acosta di posisi ketiga.

Puncak persaingan terjadi pada lap keenam saat Marquez mencoba menyalip Bezzecchi. Kedua pembalap saling pepet hingga motor mereka nyaris bersentuhan, memicu sorak sorai penonton di sirkuit. Momen itu justru dimanfaatkan Acosta yang berhasil menempel ketat dan mengancam posisi Marquez.

"Tapi ya, dari sisi itu, saya hanya menggunakan sisi yang mudah, dan itu adalah pertarungan yang bagus di grup pertama. Tapi kemudian saya mencoba untuk mengendalikan posisi, dan ketika lawan saya menyerang, saya membuka celah, dan saya hanya mempertahankannya," kata Marquez.

Marquez Kokoh di Depan hingga Lap Terakhir

Memasuki lap ke-10, Marquez mulai membangun keunggulan. Ia unggul 0,5 detik atas Acosta di lap ke-14, lalu melebarkannya menjadi 1,446 detik pada lap ke-15. Pada tiga lap terakhir, keunggulannya mencapai 1,728 detik, cukup aman dari tekanan Acosta yang finis kedua. Bezzecchi harus puas di posisi ketiga.

Kemenangan ini menjadi bukti lain dominasi Marquez di atas motor Ducati, sekaligus pelajaran berharga bahwa kesalahan kecil di level tertinggi balap motor bisa berubah menjadi drama besar.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks