LINGGA — Gotong royong yang digelar Pemerintah Kelurahan Dabo Lama menyasar kawasan kolong dan pesisir pantai di RT 001/RW 009, Kecamatan Singkep. Kegiatan ini menindaklanjuti temuan banyak ikan mati di kolong tersebut, sekaligus menjawab persoalan lingkungan yang dikeluhkan warga yang bermukim dekat pantai.
Sebelum pembersihan dimulai, peserta menggelar apel bersama di lokasi yang berdekatan dengan Posyandu Anggrek. Apel itu melibatkan Camat Singkep, Puskesmas Dabo Lama, TNI Angkatan Laut, Satpol PP, para ketua RT/RW, Linmas, Dinas Lingkungan Hidup, PKK, kader Posyandu, dan masyarakat setempat.
Mengapa Warga Dabo Lama Bergotong Royong?
Kematian ikan di kolong menjadi pemicu utama kegiatan ini. Kondisi itu membuat warga sekitar resah, terutama mereka yang tinggal tak jauh dari garis pantai. Pembersihan difokuskan pada kawasan kolong dan pesisir yang dinilai butuh penanganan cepat.
Lurah Dabo Lama, Harie Kurniawan, menyebut gotong royong kali ini memanfaatkan sampan kecil atau jongkong untuk membantu proses pembersihan. Cara itu dipilih menyesuaikan kondisi perairan setempat.
Alat Berat Disiapkan untuk Buka Area Bibir Pantai
Menurut Harie, kegiatan ini baru langkah awal penanganan di lapangan. Pembukaan area di bibir pantai direncanakan memakai alat berat melalui koordinasi dengan Camat Singkep dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
"Harapan kami selaku lurah, permasalahan ini dapat diselesaikan secepatnya sehingga masyarakat kami yang bertempat tinggal di sekitar RT 001/RW 009, khususnya yang dekat pantai, bisa mendapat kenyamanan. Kami juga berharap peristiwa ini tidak terulang kembali pada masa mendatang," kata Harie kepada media ini.
Sinergi Pemerintah dan Warga Jadi Kunci
Harie menegaskan, sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya menyelesaikan persoalan lingkungan di kawasan tersebut. Keterlibatan lintas pihak dinilai mempercepat penanganan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam gotong royong tersebut. Menurutnya, keterlibatan bersama menjadi modal penting agar penanganan lingkungan dapat berjalan lebih efektif.
"Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga gotong royong bersama ini dapat terlaksana," tutupnya.
Pemerintah Kelurahan Dabo Lama belum merinci jadwal pasti penggunaan alat berat di bibir pantai. Koordinasi dengan Camat Singkep dan Dinas Lingkungan Hidup masih berjalan untuk menentukan tahap penanganan berikutnya.