BATAM — Cabang olahraga jujitsu di Kepulauan Riau kini merambah institusi keamanan. Ketua KONI Kepri Usep RS mengatakan olahraga bela diri ini tak lagi eksklusif bagi atlet, melainkan telah menjadi bagian dari pelatihan di TNI, Polri, dan petugas keamanan.
"Sekarang jujitsu sudah menyebar di berbagai instansi. Memang dibanding karate atau pencah silat olahraga ini masih tergolong baru, tetapi perkembangannya cukup pesat, terutama di Batam," ujarnya saat dikonfirmasi di Batam, Senin.
Perkembangan tersebut terefleksi dari animo atlet pada kejuaraan yang digelar Pengprov Jujitsu. Ajang ini diikuti kontingen dari lima kabupaten/kota, yakni Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, dan Lingga.
Seluruh peserta dipersiapkan untuk tampil pada Porprov sekaligus mengukur kemampuan masing-masing atlet sebelum kompetisi resmi dimulai. KONI Kepri menyebut ajang ini menjadi tolak ukur kesiapan teknis para atlet.
"KONI Provinsi sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan Pengprov Jujitsu. Ini menjadi ajang persiapan menuju Porprov yang tinggal sekitar tiga bulan lagi," kata Usep.
Hasil Porprov nanti tidak hanya menentukan juara antar-daerah. Menurut Usep, performa atlet di ajang ini akan menjadi salah satu dasar KONI dalam menyiapkan kontingen menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2027.
"Dari ajang ini nanti akan terlihat kemampuan atlet-atlet yang dipersiapkan menuju Pra PON. Harapannya jujitsu terus berprestasi dan kembali menyumbangkan medali bagi Kepri," jelasnya.
Rekam jejak jujitsu Kepri di kancah nasional patut diperhitungkan. Pada PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024, cabang ini menyumbangkan satu medali perak dan satu medali perunggu bagi kontingen Kepri.
Kiprah atlet jujitsu Kepri tak berhenti di level nasional. Usep mengungkapkan dua atlet asal provinsi ini telah menembus level internasional dengan mengikuti berbagai kejuaraan di kawasan ASEAN dan Asia Pasifik.
KONI Kepri pun mulai menyusun langkah menuju PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Saat ini proses pendaftaran nomor pertandingan atau entry by number tengah berjalan untuk seluruh cabang olahraga.
Kepri direncanakan mengikuti 32 cabang olahraga pada PON mendatang. Targetnya, prestasi kontingen meningkat dibandingkan PON sebelumnya ketika Kepri menempati peringkat ke-23 nasional.
"Kami berharap prestasi Kepri terus meningkat pada PON mendatang. Khusus jujitsu, mudah-mudahan bisa menyumbangkan medali emas untuk Kepri," pungkasnya.