TANJUNGPINANG — Penemuan kerangka manusia di kawasan Kampung Mekar Jaya, Tanjungpinang Timur, masih menjadi misteri. Polisi belum dapat memastikan identitas maupun penyebab kematian korban hingga saat ini.
Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Ahmad Syahputra mengungkapkan, temuan bermula saat warga berinisial S hendak meninggalkan lokasi kebakaran lahan yang baru saja padam. Dari kejauhan, S melihat objek mencurigakan di sekitar bangunan penampungan air yang ternyata merupakan kerangka manusia.
Setelah memastikan temuannya, S langsung menghubungi Ketua RT setempat sekitar pukul 13.25 WIB. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke pihak kepolisian sebagai tindak lanjut.
Personel Unit Identifikasi Polresta Tanjungpinang bersama Pamapta dan petugas SPKT tiba di lokasi pada pukul 14.27 WIB. Mereka langsung melakukan pengamanan area dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti serta pemeriksaan awal terhadap kerangka.
Sekitar pukul 15.00 WIB, kerangka manusia tersebut dievakuasi ke Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum.
"Dalam penanganan kasus ini polisi telah melakukan sejumlah tindakan, mulai dari mendatangi dan mengamankan TKP, meminta keterangan para saksi, melakukan olah TKP serta membawa kerangka ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut," ungkap AKP Ahmad dalam keterangannya di Tanjungpinang, Senin malam.
Kapolsek menegaskan bahwa hasil pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut akan menjadi dasar untuk mengungkap secara jelas terkait penemuan kerangka manusia tersebut. Pihaknya masih mendalami penyebab kematian serta berupaya mengidentifikasi korban.
Pihak kepolisian mengimbau warga yang memiliki informasi berkaitan dengan penemuan kerangka manusia ini agar segera menyampaikannya kepada aparat. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat proses penyelidikan yang tengah berjalan.
"Bagi masyarakat yang memiliki informasi berkaitan dengan penemuan kerangka manusia ini agar segera disampaikan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan," kata AKP Ahmad.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit untuk mengetahui penyebab kematian dan identitas korban. Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar yang berharap kasusnya segera terungkap.