KEPULAUAN RIAU — MPL ID Season 18 resmi bergulir dengan langsung menyajikan duel paling dinantikan penggemar Mobile Legends Indonesia. EVOS berhasil keluar sebagai pemenang atas RRQ Hoshi dalam format Best of 3, sekaligus memberi sinyal bahwa mereka siap bersaing di papan atas musim ini.
Pertandingan pembuka musim ini tercatat sebagai laga paling banyak ditonton di MPL Indonesia Season 18 sejauh data yang tersedia. Lebih dari 1,33 juta penonton puncak menyaksikan rivalitas klasik ini pada Week 1 Day 1.
EVOS tampil meyakinkan dengan memenangkan dua game secara beruntun. Tim berlogo macan itu langsung mengamankan match score 2-0 dan dua kemenangan game dari laga perdananya, menempatkan mereka di papan atas klasemen resmi MPL Indonesia.
Kekalahan ini menjadi awal yang pahit bagi komposisi terbaru RRQ. Organisasi itu memperkenalkan sebagian roster MPL ID Season 18 melalui kampanye "Rise Above", dengan memberikan kesempatan promosi kepada sejumlah pemain untuk naik ke panggung utama MPL.
Adaptasi dan koordinasi antar pemain masih menjadi pekerjaan rumah terbesar RRQ. Draft, komunikasi, dan pengambilan keputusan di bawah tekanan menjadi aspek yang perlu dievaluasi sebelum pertandingan berikutnya.
Hasil ini membuat RRQ belum mengantongi match point sama sekali dan harus memulai musim dari posisi terbawah. Konteksnya semakin berat mengingat pada MPL ID Season 17, RRQ gagal melaju ke babak Playoff dan berada di posisi paling bawah klasemen akhir Regular Season.
Regular Season MPL ID S18 berlangsung dari 14 Agustus hingga 18 Oktober 2026, dengan sembilan tim bersaing memperebutkan posisi terbaik menuju babak Playoff. Satu kekalahan di awal musim memang belum menentukan segalanya, namun konsistensi menjadi kunci utama bagi RRQ.
Kemenangan bersih atas rival klasiknya memberikan momentum psikologis yang kuat bagi EVOS. Mengalahkan RRQ di pertandingan pembuka bukan sekadar meraih tiga poin, tetapi juga membangun kepercayaan diri tim menghadapi tekanan laga-laga berikutnya.
Bagi RRQ, pertandingan berikutnya akan menjadi penentu arah musim mereka. Jika masalah yang sama terus muncul, tekanan terhadap tim akan semakin besar. Namun jika mampu menemukan kombinasi roster paling efektif, kekalahan dari EVOS bisa menjadi batu loncatan untuk bangkit.