Polres Natuna Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke SDN 012 dan Warga Bunguran Timur yang Terdampak Kekeringan

Penulis: Ronal Siregar  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:06:01 WIB
Polres Natuna menyalurkan 8.000 liter air bersih ke SDN 012 dan permukiman warga di Bunguran Timur yang terdampak kekeringan.

NATUNA — Ratusan siswa SD Negeri 012 di Kecamatan Bunguran Timur akhirnya bisa kembali menggunakan air untuk sanitasi dan kebersihan sekolah. Polres Natuna mengirimkan pasokan air bersih melalui mobil tangki pada Jumat (14/8), menyusul kondisi cuaca kering yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Natuna.

Total 8.000 liter air didistribusikan langsung ke sekolah dan permukiman warga di sekitar Bunguran Timur. Bantuan ini diharapkan memenuhi kebutuhan dasar para siswa, guru, serta masyarakat umum yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih.

Jumat Berkah: Polisi Turun Langsung ke Lokasi Terdampak

Penyaluran air tersebut merupakan bagian dari kegiatan Jumat Berkah yang digelar personel Satuan Samapta Polres Natuna. Air bersih diangkut menggunakan mobil tangki milik Polres Natuna dan didistribusikan secara langsung ke titik-titik yang membutuhkan.

"Selain sekolah, masyarakat umum juga mendapatkan bantuan serupa," kata Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie saat dikonfirmasi dari Natuna, Jumat.

Air untuk Sanitasi dan Ibadah di Sekolah

Kapolres menjelaskan, air yang disalurkan dapat digunakan untuk keperluan sanitasi, kebersihan, serta aktivitas ibadah para siswa, guru, dan tenaga kependidikan selama berada di lingkungan sekolah. Pasokan ini menjadi penopang utama kegiatan belajar mengajar di tengah keterbatasan air.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat, lanjut dia, bertujuan membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. "Kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat," tegasnya.

Sinergi Penanganan Kekeringan di Natuna

AKBP Novyan Aries Effendie menambahkan, penanganan dampak kekeringan membutuhkan sinergi antara kepolisian, pemerintah, pihak sekolah, dan masyarakat. Semangat gotong royong dinilai penting untuk mempermudah pendistribusian bantuan ke wilayah-wilayah yang paling membutuhkan.

Polres Natuna akan terus memantau kondisi masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan air bersih. Koordinasi dengan pihak terkait juga akan diperkuat agar bantuan dapat diberikan sesuai kebutuhan di lapangan.

"Melalui kegiatan Jumat Berkah, Satsamapta Polres Natuna berupaya menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat melalui aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial," kata Kapolres.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top