KEPULAUAN RIAU — Muhammad Aryono Siraj, mantan pemain Persib Bandung U-20, resmi meraih beasiswa kuliah dari Yayasan Alfian Husin dan memilih Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) IIB Darmajaya. Atlet futsal asal Lampung itu melanjutkan pendidikan setelah tampil di PON Aceh-Sumut 2024 bersama tim Lampung.
Beasiswa tersebut membuka jalan bagi Aryono untuk menempuh pendidikan tinggi sambil tetap menekuni futsal. Lulusan SMAN 1 Purbolinggo itu sebelumnya memperkuat Persib Bandung U-20 pada periode 2024–2026 dan menjadi bagian dari Popnas Lampung 2023.
Perjalanan Aryono di futsal sudah terbentuk sejak level pelajar. Ia tampil di Popnas Lampung 2023, lalu melangkah ke panggung nasional lewat PON Aceh-Sumut 2024.
Pengalaman bersama Persib Bandung U-20 selama dua tahun menjadi modal penting. Kompetisi di level junior dan nasional membangun disiplin serta mental bertanding yang ia bawa ke dunia perkuliahan.
Aryono menilai Prodi PTI menawarkan kombinasi yang jarang ditemui, yakni ilmu komputer dan ilmu pendidikan dalam satu program. Menurutnya, kombinasi itu relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.
"PTI memberikan keuntungan karena saya bisa belajar di bidang ilmu komputer sekaligus ilmu pendidikan. Prospeknya ke depan juga cukup bagus di bidang digital," ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (25/9/2026).
Selain alasan akademik, reputasi IIB Darmajaya sebagai kampus IT dan bisnis unggulan dengan fasilitas lengkap turut memengaruhi keputusannya. Aryono juga ingin terus mengembangkan kemampuan futsalnya selama menjalani perkuliahan.
"Saya ingin mengembangkan bakat futsal saya di Darmajaya. Selain itu, reputasinya sebagai kampus IT dan bisnis unggulan dengan fasilitas yang lengkap juga menjadi alasan saya memilih IIB Darmajaya," katanya.
Beasiswa dari Yayasan Alfian Husin menjadi dukungan penting bagi Aryono untuk membiayai pendidikan sekaligus menjaga performa di lapangan. Ia tidak perlu memilih antara mengejar prestasi atau menyelesaikan kuliah.
Pengalaman berkompetisi di berbagai level menjadi bekal kedisiplinan, sementara pendidikan teknologi informasi menyiapkan masa depan di industri digital. Aryono kini menjalani dua peran sekaligus: mahasiswa Prodi PTI dan atlet futsal yang masih aktif bertanding.