Indeks Kerukunan Beragama Kepri 83,68 Poin, Lampaui Nasional

Penulis: Binsar Gultom  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 11:45:50 WIB
Indeks kerukunan beragama Kepri mencapai 83,68 poin, melampaui rata-rata nasional.

TANJUNGPINANG — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kepulauan Riau melaporkan tren positif stabilitas sosial melalui peningkatan indeks kerukunan umat beragama tahun ini. Capaian tersebut tumbuh dari 82,21 poin pada tahun sebelumnya menjadi 83,68 poin.

Kepala Kesbangpol Kepri, Muhamad Iksan, mengungkapkan bahwa angka tersebut berada jauh di atas rata-rata nasional yang tercatat sebesar 77,89 poin. Hasil ini menjadi indikator kualitas keharmonisan masyarakat di tengah keragaman suku dan agama yang ada di wilayah tersebut.

"Indeks kerukunan umat beragama di Kepri 2025 berada di atas rata-rata nasional yang sebesar 77,89 poin," kata Muhamad Iksan di Tanjungpinang, Kamis.

Bagaimana Upaya Menjaga Harmoni di Rumah Ibadah?

Ketua FKUB Kepri, Handarlin Umar, menekankan bahwa kerukunan yang tercermin dalam statistik harus termanifestasi dalam kehidupan sosial nyata. Ia mengingatkan pentingnya menjaga fungsi rumah ibadah agar tetap menjadi simbol persatuan yang kokoh bagi seluruh umat.

"Kerukunan bukan sekadar pencapaian angka, tapi wujud nyata dari kualitas kehidupan sosial. Rumah ibadah termasuk masjid, harus tetap menjadi simbol persatuan yang kokoh," ujar Handarlin.

Peningkatan indeks ini didukung oleh program penguatan dialog lintas agama, kampanye toleransi, serta sosialisasi nilai-nilai moderasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Langkah-langkah tersebut dianggap sebagai faktor kunci dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah Bumi Melayu.

Strategi Pemerintah Daerah Mengelola Keberagaman

Muhamad Iksan menjelaskan bahwa keberagaman di Kepri merupakan kekuatan sekaligus tanggung jawab yang harus dikelola dengan bijaksana. Pemerintah daerah memposisikan kerukunan sebagai pilar utama untuk menjaga stabilitas wilayah dan memperkuat persatuan bangsa.

"Dalam konteks Kepri yang majemuk, keberagaman adalah kekuatan sekaligus tanggung jawab yang harus kita kelola bersama dengan penuh kebijaksanaan," tuturnya.

Ke depan, Kesbangpol Kepri berkomitmen memperkuat sinergi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini bertujuan merumuskan program kerja yang mampu mempertahankan harmoni sosial agar tetap terjaga secara konsisten dari tahun ke tahun.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: kepri.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top