BINTAN — Sebuah bak kontainer sampah di Jalan Lingkar Wacopek, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), masih digunakan untuk menampung sampah rumah tangga meski hanya tersisa kerangka besi. Pantauan di lokasi menunjukkan plat dinding kontainer sudah hilang dan diganti seng bekas serta triplek seadanya agar sampah tidak berceceran ke jalan.
Kondisi tulang kerangka bak kontainer sudah keropos dan beberapa bagian patah. Warga mengaku tali digunakan untuk mengikat bagian-bagian yang longgar agar bak tetap bisa menahan muatan sampah saat diangkat truk lori.
"Setahu saya, bak sampah ini selalu mengangkut sampah di sini," kata Titin, warga Kelurahan Gunung Lengkuas, Jumat (12/6/2026).
Titin menilai kondisi bak kontainer yang rusak parah sangat membahayakan. Ia khawatir sampah yang diangkut keluar dari bak dan jatuh menimpa pengendara motor yang melintas di belakang truk.
"Ya, kalau pengendara motornya tidak jatuh. Kalau jatuh, siapa yang dirugikan? Siapa yang bertanggungjawab?" ujar Titin.
Ia mendesak pemerintah atau instansi terkait untuk tidak lagi menggunakan bak kontainer sampah yang sudah rusak parah ini.
Warga lainnya, Sulis, berharap dinas terkait segera mengganti bak kontainer sampah dengan yang layak. Menurutnya, keselamatan masyarakat, khususnya pengendara motor, harus menjadi prioritas.
"Jangan digunakan lagi bak sampah yang tidak layak seperti ini. Apa pemerintah sudah tidak sanggup lagi memperbaikinya? Jangan beli baru, perbaiki saja yang sudah ada," kata Sulis.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan mengenai kondisi bak kontainer sampah di Jalan Lingkar Wacopek tersebut.