Gangguan LRT Jabodebek Pagi Ini, KAI Minta Maaf dan Ungkap Penyebabnya

Penulis: Binsar Gultom  •  Senin, 22 Juni 2026 | 18:37:32 WIB
Gangguan teknis pada LRT Jabodebek pagi ini menyebabkan penundaan sementara perjalanan kereta.

KEPULAUAN RIAU — PT Kereta Api Indonesia (Persero) buka suara soal gangguan yang sempat menghentikan perjalanan LRT Jabodebek pagi tadi. Manajemen menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pengguna atas ketidaknyamanan yang timbul.

Kereta Berhenti di Antara Stasiun, Penumpang Dialihkan

Gangguan terjadi pada sarana SN48 (TS 16) yang tengah melayani rute Harjamukti menuju Dukuh Atas. Kendala muncul di petak jalan antara Stasiun Harjamukti dan Stasiun Ciracas. Demi keselamatan, petugas Train Attendant (TA) memutuskan mengarahkan kereta kembali ke Stasiun Harjamukti.

Penumpang kemudian dipindahkan ke rangkaian berikutnya, SN40 (TS 26), yang berangkat sesuai jadwal pada pukul 10.44 WIB. Dengan langkah ini, perjalanan para pengguna bisa kembali dilanjutkan tanpa penundaan berkepanjangan.

KAI: Keselamatan Prioritas Utama

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional. "Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna akibat gangguan perjalanan ini. Demi menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan, petugas melakukan penanganan sesuai prosedur dan mengalihkan pengguna ke rangkaian berikutnya," ujar Radhitya dalam keterangan resmi.

Sarana SN48 yang mengalami gangguan kini tengah dalam proses pemeriksaan dan perbaikan. KAI memastikan kereta baru akan dioperasikan kembali setelah seluruh tahapan pengecekan selesai dan dinyatakan laik operasi sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Operasional Kembali Normal, Evaluasi Berlanjut

Secara keseluruhan, layanan LRT Jabodebek telah berjalan normal kembali. KAI menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan pemeliharaan secara berkelanjutan untuk menjaga keandalan sarana. Langkah ini diambil agar layanan tetap aman, selamat, nyaman, dan andal bagi seluruh pengguna.

Gangguan teknis pada sistem transportasi publik memang tak bisa sepenuhnya dihindari. Namun, respons cepat petugas dan prosedur pengalihan penumpang menjadi kunci agar dampak terhadap pengguna bisa diminimalkan.

Reporter: Binsar Gultom
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top