Pencarian

Laba PTPN Melonjak 81% Jadi Rp6,39 Triliun, Sektor Perkebunan Kini Jadi Motor Baru BUMN

Rabu, 08 Juli 2026 • 14:09:31 WIB
Laba PTPN Melonjak 81% Jadi Rp6,39 Triliun, Sektor Perkebunan Kini Jadi Motor Baru BUMN
Laba PTPN Group melonjak 81% menjadi Rp6,39 triliun pada 2025.

KEPULAUAN RIAU — Transformasi badan usaha milik negara (BUMN) di bawah Danantara Indonesia mulai menunjukkan hasil di luar sektor konvensional. Jika selama ini perbankan dan energi menjadi tulang punggung, kini agroindustri mulai unjuk gigi.

PTPN Group membukukan laba bersih Rp6,39 triliun pada 2025, naik 81% dari periode sebelumnya. Angka ini menjadikannya salah satu BUMN dengan akselerasi kinerja tertajam dalam beberapa tahun terakhir.

Perbankan dan Energi Masih Dominan, Agroindustri Mulai Mengejar

Meskipun sektor tradisional masih mencetak laba besar, pertumbuhan PTPN menunjukkan diversifikasi yang sehat. PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) membukukan laba sekitar Rp60,6 triliun, disusul PT Bank Mandiri Rp55,8 triliun, PT Telkom Indonesia Rp23,6 triliun, PT Pertamina sekitar USD3,13 miliar, dan MIND ID Rp40 triliun.

Di sektor pangan, Pupuk Indonesia mencatat laba Rp4,8 triliun, naik Rp3,2 triliun dari tahun sebelumnya. Kinerja ini memperkuat rantai ketahanan pangan nasional.

Pengamat: Perkebunan Kini Jadi Pilar Baru Perekonomian

Pengamat agroindustri Universitas Andalas, Muhammad Makky, menilai capaian PTPN menjadi sinyal penting. Menurutnya, transformasi BUMN tidak lagi hanya bergantung pada sektor perbankan, energi, telekomunikasi, atau pertambangan.

"Keberhasilan sejumlah BUMN membukukan pertumbuhan laba menunjukkan transformasi yang dijalankan pemerintah mulai menghasilkan fondasi bisnis yang semakin sehat. Peningkatan laba PTPN Group menjadi sinyal penting bahwa sektor perkebunan kini mampu tampil sebagai salah satu pilar baru penggerak ekonomi nasional," ujar Makky dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Fondasi Bisnis Kian Kokoh, Target ke Depan

Lonjakan laba PTPN Group tidak terlepas dari efisiensi operasional dan hilirisasi produk perkebunan. Dengan pertumbuhan ini, holding perkebunan pelat merah itu optimistis dapat terus berkontribusi pada pendapatan negara dan memperkuat posisinya di pasar global.

Ke depan, pemerintah diharapkan terus mendorong transformasi di sektor agroindustri agar tidak hanya menjadi pemain domestik, tetapi juga kompetitif di tingkat internasional.

Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks