KEPULAUAN RIAU — Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto, membocorkan kehadiran Ioniq 3 di ajang GIIAS 2026 pekan lalu. "Jadi kami sudah memperkenalkan Ioniq 5, Ioniq 6, dan sebentar lagi Ioniq 3 ini," ujarnya di Jakarta. Langkah ini menjadi strategi Hyundai untuk mengisi segmen hatchback listrik yang saat ini masih jarang dijamah kompetitor di pasar Indonesia.
Dua Pilihan Baterai dengan Jarak Tempuh Hingga 496 Kilometer
Hyundai Ioniq 3 mengusung platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) dengan arsitektur kelistrikan 400 volt. Di pasar global, mobil ini tersedia dalam dua varian baterai. Pertama, Standard Range 42,2 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 344 kilometer (WLTP). Kedua, Long Range 61 kWh dengan jangkauan hingga 496 kilometer.
Soal pengisian daya, teknologi fast charging DC mampu mengisi baterai dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 29 menit. Mobil ini juga mendukung pengisian AC hingga 22 kW, cocok untuk pengguna yang mengisi daya di rumah atau kantor.
Motor Listrik 107,8 kW, Top Speed 170 km/jam
Sistem penggerak Ioniq 3 menggunakan roda depan (front-wheel drive). Motor listriknya menghasilkan daya 107,8 kW atau setara 144,5 tenaga kuda, dengan torsi puncak 250 Nm. Kecepatan maksimalnya dibatasi hingga 170 km per jam. Angka ini cukup kompetitif untuk mobil listrik sekelas hatchback perkotaan.
Dimensi Kompak, Fitur Keamanan Setara Mobil Mewah
Dengan panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan jarak sumbu roda 2.680 mm, Ioniq 3 masuk kategori hatchback kompak. Meski begitu, klaim Hyundai jok baris kedua bisa muat lima penumpang dewasa. Fitur keselamatan jadi andalan, termasuk Hyundai SmartSense dengan Highway Driving Assist 2 (HDA2), Remote Smart Parking Assist (RSPA), Memory Reverse Assist (MRA), Surround View Monitor (SVM), Blind-Spot View Monitor (BVM), tujuh airbag, dan lampu proyeksi LED Intelligent Front-Lighting System (IFS).
Spekulasi Harga dan Posisi di Pasar Indonesia
Hingga artikel ini ditulis, HMID belum merilis angka pasti harga Ioniq 3 untuk pasar Indonesia. Namun, melihat posisinya di bawah Ioniq 5 yang dibanderol mulai Rp 700 jutaan, Ioniq 3 diperkirakan akan dipatok di kisaran Rp 400–500 jutaan. Angka ini akan membuatnya bersaing langsung dengan Wuling Air ev Long Range dan Chery Omoda E5, meski secara dimensi dan fitur Ioniq 3 lebih unggul.
Peluncuran resmi di GIIAS 2026 diperkirakan akan menjadi momen penentu. Jika harga dan spesifikasi sesuai ekspektasi, Ioniq 3 berpotensi menjadi primadona baru di segmen mobil listrik entry-level premium Tanah Air.