TANJUNGPINANG — Provinsi Kepulauan Riau memutuskan mundur dari status tuan rumah Porwil Sumatera XII yang sedianya digelar pada 2027. Surat pemberitahuan resmi telah dikirimkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Keputusan ini sekaligus mengakhiri persiapan yang sudah berjalan sejak Kepri ditunjuk sebagai tuan rumah pada November 2023 lalu. Penunjukan itu diperkuat dengan serah terima bendera pada penutupan Porwil XI di Riau pada tahun yang sama.
Sekretaris Daerah Kepulauan Riau, Misni, menyatakan bahwa hasil evaluasi menunjukkan beberapa syarat penyelenggaraan belum bisa dipenuhi. “Keputusan ini diambil setelah Pemprov Kepri melakukan kajian mendalam terhadap evaluasi kesiapan infrastruktur, sarana prasarana lokasi, serta kemampuan keuangan daerah pada APBD tahun anggaran 2027,” ujarnya di Tanjungpinang, Kamis (25/6/2026).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepri, Darson, menambahkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran turut mempengaruhi kemampuan daerah. “Bahkan, di tingkat Kemenpora pun banyak kegiatan batal dampak efisiensi anggaran, seperti pelaksanaan pra-pekan olahraga pelajar nasional atau Prapopnas,” jelas Darson.
Sejak awal ditetapkan sebagai tuan rumah, kebutuhan pembangunan venue seperti stadion atletik dan kolam renang sudah menjadi perhatian utama. KONI Kepri sebelumnya menyebut kesiapan sarana dan prasarana merupakan pekerjaan besar yang harus dituntaskan sebelum 2027.
Porwil Sumatera merupakan ajang multicabang yang digelar setiap empat tahun dan menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON). Dengan mundurnya Kepri, KONI akan menentukan daerah pengganti yang dinilai lebih siap.
“Kami siap berkoordinasi dan mendukung proses penunjukan tuan rumah Porwil Sumatera pengganti bersama KONI se-Sumatera,” kata Misni.
Meski mundur sebagai tuan rumah, Pemprov Kepri menyatakan tetap mendukung proses penyelenggaraan Porwil dan pembinaan atlet daerah menuju kompetisi yang lebih tinggi. Pada Porwil XI di Riau tahun 2023, Kepri menempati peringkat ketujuh dengan raihan sembilan medali emas, 11 perak, dan 17 perunggu. Capaian itu menjadi salah satu hasil terbaik Kepri sepanjang keikutsertaan pada ajang tersebut.
Kepri sebenarnya ditetapkan sebagai tuan rumah setelah bersaing dengan Jambi dalam rapat KONI se-Sumatera pada November 2023. Saat itu, disepakati pula penambahan cabang olahraga yang dipertandingkan menjadi 20 cabang.
Penunjukan tersebut sempat disambut optimistis oleh Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS. Ia menyebut Porwil diharapkan menjadi momentum peningkatan prestasi olahraga daerah sekaligus berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi setempat.
Namun, hasil evaluasi terbaru menunjukkan bahwa kebutuhan penyelenggaraan belum bisa dipenuhi tepat waktu. Dengan dikembalikannya mandat ini, KONI Sumatera melalui KONI Pusat akan membuka peluang bagi daerah lain yang lebih siap secara infrastruktur dan anggaran.