NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna memastikan daya tampung sekolah di wilayahnya mencukupi untuk menampung seluruh lulusan SD dan SMP. Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna, Nasria, Kamis (pekan ini). Ia menegaskan bahwa semua sekolah di Natuna mampu menampung lulusan dari jenjang sebelumnya.
Pelaksanaan SPMB di Natuna tahun ini menggunakan dua mekanisme pendaftaran. Calon murid bisa memilih jalur dalam jaringan (daring) atau luar jaringan (luring), disesuaikan dengan kondisi dan kesiapan masing-masing sekolah. Kepala Disdikbud menyebutkan, pihaknya sudah mempersiapkan infrastruktur untuk kedua opsi tersebut.
Pemkab Natuna membuka empat jalur penerimaan untuk menjaring calon murid. Keempatnya adalah jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Masing-masing jalur memiliki kriteria dan persyaratan yang berbeda.
Di Kabupaten Natuna, terdapat sekitar 40 sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di berbagai kecamatan. Sementara itu, jumlah sekolah dasar (SD) dua kali lipat lebih banyak dibandingkan SMP. Dengan rincian kuota 2.800 murid SD dan 1.632 murid SMP, pemerintah daerah optimistis proses penerimaan tahun ini berjalan lancar.
"Semua sekolah di Natuna mampu menampung lulusan sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama," ujar Nasria.
Pemerintah daerah mengimbau orang tua untuk segera melengkapi persyaratan administrasi dan memantau jadwal pendaftaran melalui kanal resmi Disdikbud Natuna. Pendaftaran SPMB tahun ajaran 2026/2027 ditutup pada 4 Juli 2026.