BATAM — Batam mencatatkan kinerja ekonomi yang solid di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 yang diterima Kamis lalu menjadi pengakuan atas fondasi ekonomi yang terus diperkuat, bukan sekadar seremoni.
Data yang dirilis Pemkot Batam menunjukkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 253,64 triliun. Sektor industri pengolahan masih menjadi mesin utama dengan kontribusi 57 persen terhadap perekonomian kota.
Aliran modal ke Batam tidak menunjukkan tanda-tanda melambat. Realisasi investasi sepanjang 2025 tercatat Rp 69,3 triliun, dan pada Semester I 2026 saja sudah mencapai Rp 38,97 triliun.
Angka ini mencerminkan keyakinan investor terhadap stabilitas dan prospek industri di kawasan perdagangan bebas tersebut. Pertumbuhan ekonomi 6,76 persen pada 2025 juga berada di atas rata-rata nasional.
Pertumbuhan ekonomi tidak berjalan sendiri. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam pada 2025 mencapai 83,80, sementara tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga 3,81 persen.
Penurunan angka kemiskinan ini menjadi indikator bahwa efek pembangunan mulai dirasakan masyarakat. Amsakar menegaskan capaian tersebut bukan hasil kerja pemerintah semata, melainkan kolaborasi banyak pihak.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan terima kasih. Kami yakin apresiasi yang kami dapat ini menjadi motivasi bagi Pemko Batam untuk lebih optimal lagi,” ujar Amsakar dalam keterangan resmi yang diterima Anambasnews.com.
Amsakar mendedikasikan penghargaan ini kepada seluruh masyarakat Batam, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, DPRD Kota Batam, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ia menekankan pembangunan Batam tidak bisa bertumpu pada pemerintah saja.
“Penghargaan ini sangat luar biasa untuk memacu kinerja kami pemerintah daerah,” katanya.
Penghargaan ini diterima sekitar satu tahun enam bulan sejak Amsakar dan Li Claudia dilantik. Bagi Amsakar, ini menjadi modal untuk bergerak lebih cepat.
“Narasi kebersamaan ini harus menjadi modal baru bagi Kota Batam untuk bergerak lebih cepat lagi,” tegasnya.
Ke depan, pemerintah kota diharapkan terus menjaga momentum dengan mendengar kebutuhan warga dan memastikan setiap langkah pembangunan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Batam.