KEPULAUAN RIAU — Kabarnya, Andrew Andika dan Violentina Kaif sebenarnya sudah menyiapkan rencana manis untuk menikmati momen terakhir sebelum buah hati pertama mereka lahir. Pulau Dewata menjadi destinasi pilihan untuk agenda babymoon tersebut. Namun, kondisi lingkungan yang tidak bersahabat memaksa rencana indah itu batal total.
Kesehatan Violentina yang sedang hamil besar menjadi prioritas utama. Andrew mengaku tidak mau mengambil risiko dengan membawa istrinya keluar rumah di tengah udara yang dipenuhi partikel abu vulkanik. Apalagi, kondisi Vio—sapaan akrabnya—sudah mudah lelah di usia kehamilan yang menginjak delapan bulan ini.
Kekhawatiran Andrew bukan tanpa alasan. Paparan abu vulkanik ternyata cukup terasa hingga ke area dalam rumah mereka di kawasan Bogor. Hal ini membuat Andrew dan Vio memilih untuk mengunci diri di rumah demi keamanan.
"Di rumah kena (abu vulkanik). Ini lagi banyak debu, terus jadi takut keluar ya. Jadi pengen di rumah aja gitu. Terus pintu juga ditutup-tutupin gitu. Karena lumayan kerasa juga di rumah abu-abunya," ungkap Andrew Andika di kawasan Bogor, Jawa Barat belum lama ini.
Keputusan Andrew dan Vio untuk membatalkan perjalanan dan tetap di rumah sejalan dengan saran para ahli kesehatan. Partikel abu vulkanik yang sangat halus bisa terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Bagi ibu hamil, sistem imun yang cenderung lebih lemah membuat mereka lebih rentan mengalami gangguan pernapasan seperti iritasi tenggorokan, batuk, hingga kesulitan bernapas.
Kondisi ini tentu berisiko pada janin karena bisa mengurangi pasokan oksigen. Paparan debu dalam jumlah banyak juga berpotensi memicu reaksi alergi atau memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya.
Pengalaman Andrew dan Vio ini bisa menjadi pengingat bagi ibu hamil lain yang tinggal di daerah terdampak abu vulkanik atau polusi udara tinggi. Beberapa langkah sederhana bisa dilakukan untuk melindungi diri dan janin.
Meski rencana liburan spesialnya batal, keputusan Andrew untuk mengutamakan kesehatan istri dan calon buah hatinya patut dihargai. Momen babymoon sebenarnya bisa dilakukan kapan saja setelah kondisi membaik dan Vio merasa lebih fit.
Yang terpenting saat ini adalah memastikan ibu dan janin tetap sehat dan nyaman di rumah. Memilih di dalam rumah saat kualitas udara sedang tidak baik adalah bentuk kasih sayang dan perlindungan terbaik yang bisa diberikan seorang suami untuk keluarganya.