KEPULAUAN RIAU — Final Wuhan Open antara Sonay Kartal dan Maja Chwalinska langsung menyajikan duel ketat sejak poin pertama. Rally panjang mewarnai pembuka laga, memberi sinyal bahwa partai puncak bakal berjalan sengit. Keduanya tampil agresif demi gelar WTA 1000 pertama sepanjang karier.
Pertemuan Sonay Kartal dan Maja Chwalinska di partai final Wuhan Open dibuka dengan rally yang menyita atensi penonton. Kedua petenis saling melempar pukulan dari baseline sebelum salah satu dari mereka memaksa poin berakhir. Atmosfer lapangan langsung memanas sejak game pertama.
Rally tersebut memperlihatkan karakter permainan kedua finalis. Kartal dan Chwalinska sama-sama enggan mengambil risiko berlebihan di awal, memilih membangun poin lewat pertukaran bola panjang. Pola itu membuat game-game awal berjalan alot.
Bagi Kartal, laga ini menjadi final WTA 1000 pertamanya. Petenis asal Inggris itu melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan Jelena Ostapenko di semifinal. Chwalinska di sisi lain juga mencatat pencapaian serupa, menembus final level tertinggi untuk kali pertama.
Sebelum laga bergulir, Kartal menyatakan tekadnya menikmati momen bersejarah tersebut. "Saya akan menikmati setiap detiknya," ujarnya seperti dikutip dari laman Sky Sports, merujuk persiapannya menghadapi final WTA 1000 perdananya.
Pernyataan itu mencerminkan posisi Kartal yang datang tanpa beban. Tekanan justru lebih banyak mengarah ke Chwalinska yang juga memburu trofi bergengsi pertamanya di level ini.
Gelar Wuhan Open membawa bobot besar bagi kedua petenis. Trofi WTA 1000 pertama bakal mengangkat posisi keduanya di peringkat dunia sekaligus menegaskan langkah mereka di papan atas tenis putri.
Rally pembuka tadi jadi gambaran awal bahwa final ini tak akan berjalan singkat. Kartal dan Chwalinska tampak siap saling menguji pertahanan dan kesabaran di sepanjang pertandingan.