TANJUNGPINANG — Lingga membuka pertandingan dengan dominasi jelas. Di set pertama, tim asuhan Fikri Krisnadi tampil agresif dan rapi dalam serangan hingga mengunci kemenangan 25-18.
Momentum positif berlanjut di set kedua. Tanjungpinang mulai menemukan ritme permainan, tetapi Lingga tetap konsisten dan menutup set dengan keunggulan 25-21.
Dengan kedudukan 2-0, Lingga seolah berada di atas angin. Mental pejuang tuan rumah Tanjungpinang justru terpanggil, mereka melakukan evaluasi cepat dan mengubah strategi di tengah lapangan.
Tanjungpinang bangkit secara mengejutkan di set ketiga. Permainan mereka menjadi lebih terstruktur dan mematikan, hingga membungkam serangan Lingga dengan skor telak 25-13.
Ketegangan mencapai puncaknya di set keempat. Kedua tim saling serang dan balas menyerang dalam perebutan poin demi poin, skor berjalan sangat ketat hingga deuce.
Dalam situasi kritis, Tanjungpinang menunjukkan ketenangan lebih baik dan merebut set keempat dengan skor tipis 28-26. Kedudukan pun imbang 2-2 dan memaksa pertandingan masuk ke set penentuan.
Di set kelima yang menentukan, Lingga kembali menemukan jati diri mereka. Setelah sempat goyah di dua set sebelumnya, tim Lingga tampil jauh lebih fokus dan minim kesalahan.
Mereka menguasai jalannya permainan sejak awal dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 15-8. Tambahan tiga poin penuh ini membuat persaingan di grup bola voli Porprov VI Kepri 2026 semakin memanas.
Pelatih Tim Voli Lingga, Fikri Krisnadi, mengaku lega namun tetap waspada pasca pertandingan. Ia mengapresiasi perlawanan keras tim tuan rumah, khususnya pada set ketiga dan keempat yang membuat anak asuhnya tertekan.
"Alhamdulillah, di babak kelima kita bisa membalikkan keadaan. Pemain-pemain berhasil menahan tekanan dan kembali disiplin," kata Fikri.
Meski telah mengantongi tiga poin penuh, Fikri tegas meminta para pemainnya tidak terbuai euforia kemenangan. Target utama saat ini adalah memastikan lolos ke babak berikutnya.
"Kita wajib menang untuk masuk ke babak selanjutnya. Saya optimistis dengan kondisi tim saat ini, tapi kita tidak boleh cepat berpuas diri," tegasnya.
Lingga akan menghadapi tantangan berat di laga berikutnya melawan Kabupaten Karimun. Fikri menyoroti performa Karimun yang impresif setelah mengalahkan tim Batam dengan skor 3-1 di pertandingan sebelumnya.
"Karimun bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Mereka punya kualitas dan momentum bagus. Untuk itu, para pemain diminta tetap fokus dan menjaga konsistensi permainan," jelasnya.
Fikri menekankan setiap lawan di Porprov VI Kepri 2026 memiliki karakteristik berbahaya. Ia berharap anak asuhnya mampu mempertahankan performa puncak hingga laga terakhir.
"Lawan selanjutnya tidak boleh diremehkan. Namun, kita yakin tim kita pasti bisa. Harapan terbesar kami tentu membawa pulang medali emas untuk Kabupaten Lingga," pungkasnya.