Personel Polsek Tanjungpinang Kota bersama warga setempat terlihat mengecat pagar dan membersihkan area sekitar gereja. Semangat kebersamaan itu menjadi pemandangan utama dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari. Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Monang Silalahi, S.H., menyebut aksi ini bukan sekadar seremonial.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan,” ujar AKP Monang Silalahi dalam keterangannya.
Bakti Religi Jadi Sarana Dekatkan Polri dengan Umat
Kegiatan Bakti Religi ini, menurut Kapolsek, menjadi ajang mempererat komunikasi antara anggota Polri dengan masyarakat di lingkungan rumah ibadah. Pengurus gereja menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka menilai kepedulian Polri dalam menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan kondusif sangat terasa menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Polsek Tanjungpinang Kota sengaja memilih tempat ibadah sebagai lokasi bakti sosial. Hal ini dinilai strategis untuk membangun silaturahmi lintas iman sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan fasilitas umum keagamaan. Gotong royong yang dilakukan meliputi pengecatan pagar dan pembersihan area sekitar gereja.
Rangkaian Menuju Hari Bhayangkara ke-80
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian panjang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada tahun 2026. Polsek Tanjungpinang Kota menargetkan sejumlah kegiatan sosial lainnya sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami ingin Polri dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, bukan hanya dari sisi keamanan,” tambah Monang.
Dengan adanya kegiatan ini, Polsek Tanjungpinang Kota berharap hubungan antara aparat dan warga semakin erat. Lingkungan yang bersih dan nyaman di sekitar rumah ibadah juga diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Tanjungpinang.