Pencarian

Bank Mandiri Jadi Peserta Langsung CIPS, BI-PBOC Perkuat Kerja Sama Bilateral

Minggu, 14 Juni 2026 • 21:09:01 WIB
Bank Mandiri Jadi Peserta Langsung CIPS, BI-PBOC Perkuat Kerja Sama Bilateral
Bank Mandiri resmi menjadi peserta langsung CIPS untuk mempercepat transaksi yuan lintas batas.

KEPULAUAN RIAU — Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur PBOC Pan Gongsheng menyepakati perluasan kerja sama sistem pembayaran lintas batas dalam pertemuan bilateral pekan lalu. Salah satu hasil konkretnya adalah masuknya Bank Mandiri sebagai peserta langsung CIPS – sistem penyelesaian transaksi yuan global yang setara dengan SWIFT.

Transaksi Langsung Tanpa Perantara

Sebagai peserta langsung, Bank Mandiri kini bisa memproses pembayaran dalam yuan secara real-time tanpa melalui bank koresponden. Sebelumnya, transaksi antarnegara harus melewati beberapa lapis perantara yang memperlambat waktu settlement dan menambah biaya.

Direktur Utama Bank Mandiri menambahkan, fasilitas ini akan memperkuat layanan trade finance bagi nasabah korporasi yang bertransaksi dengan mitra di China. "Kami menargetkan volume transaksi yuan meningkat 25 persen tahun ini," ujarnya dalam keterangan resmi.

Dampak ke Eksportir dan Importir

Bagi pengusaha yang selama ini mengeluhkan fluktuasi kurs dolar AS saat bertransaksi dengan China, CIPS menawarkan alternatif langsung dalam yuan. Proses pembayaran dari importir Indonesia ke pemasok China bisa selesai dalam hitungan menit, bukan lagi 1-2 hari kerja seperti sebelumnya.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambut positif langkah ini. "Biaya transaksi bisa turun 30-40 persen karena eliminasi biaya koresponden bank," kata Ketua Bidang Perdagangan Apindo, Danang Girindrawardana. Sektor yang paling diuntungkan antara lain tekstil, elektronik, dan mesin – tiga komoditas utama impor Indonesia dari China.

Langkah Selanjutnya

BI dan PBOC juga sepakat memperdalam kerja sama di bidang digital currency. Kedua bank sentral akan menguji coba konektivitas antara sistem pembayaran digital Indonesia dan China dalam enam bulan ke depan. Jika berhasil, transaksi lintas batas bisa dilakukan langsung melalui dompet digital tanpa melalui perbankan tradisional.

Bagi Bank Mandiri, status peserta langsung CIPS juga membuka peluang menjadi bank koresponden bagi bank-bank China yang ingin masuk ke Indonesia. Perseroan saat ini mengelola 15 persen total transaksi perdagangan bilateral kedua negara.

Kerja sama ini menempatkan Indonesia sebagai negara ASEAN kedua setelah Singapura yang memiliki akses langsung ke sistem pembayaran yuan. Dengan volume perdagangan Indonesia-China yang terus tumbuh rata-rata 12 persen per tahun, efisiensi sistem pembayaran menjadi kunci menjaga daya saing ekspor nasional.

Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks