KEPULAUAN RIAU — Peralta datang dengan status pemain terbaik Super League 2025/2026 setelah mencatatkan 20 gol dan 9 assist dari 34 pertandingan bersama Borneo FC musim lalu. Angka itu menjadikannya salah satu buruan utama di bursa transfer kali ini.
Pembajakan di Balik Rumor Persija
Nama Peralta sempat santer dikabarkan akan berseragam Persija Jakarta. Bahkan, dalam konferensi pers perkenalan Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija, penerjemah Jeong Seok Seo (Jeje) secara terbuka menyebut sang pelatih menantikan kedatangan Peralta dan mengungkapkan proses kesepakatan telah terjalin.
Di tengah sorotan publik itu, manajemen Persib bergerak senyap. Mereka berhasil mengamankan tanda tangan pemain berusia 28 tahun tersebut dan membuyarkan rumor yang sebelumnya berkembang.
Koloni Argentina di Maung Bandung
Kedatangan Peralta melengkapi koloni Argentina di skuad racikan Igor Tolic. Ia bergabung dengan Luciano Guaycochea dan Patricio Matricardi yang sudah lebih dulu berseragam biru laut.
Kehadirannya diharapkan menambah kreativitas dan ketajaman lini serang Maung Bandung. Persib tengah berupaya mempertahankan dominasi di kompetisi musim 2026/2027.
Momen Unik dengan Angklung
Proses perkenalan Peralta tak seperti biasanya. Persib memilih Saung Angklung Udjo sebagai lokasi, menghadirkan pertunjukan seni angklung khas Jawa Barat dalam momen penyambutan pemain barunya.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Persib tak hanya serius di atas kertas, tapi juga ingin membangun ikatan budaya dengan pemain asingnya sejak hari pertama.