Pencarian

Polres Kepulauan Anambas Siagakan 65 Personel Gabungan Cegah Karhutla, Patroli Terpadu Digenjot

Jumat, 28 Agustus 2026 • 18:23:31 WIB
Polres Kepulauan Anambas Siagakan 65 Personel Gabungan Cegah Karhutla, Patroli Terpadu Digenjot
Petugas gabungan mengikuti apel gelar pasukan siaga karhutla di Mapolres Kepulauan Anambas, Jumat (tanggal).

Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas menyiagakan 65 personel untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya. Personel gabungan dari TNI, BPBD, Basarnas, hingga pemadam kebakaran juga disiagakan menyusul potensi ancaman karhutla yang dapat meluas.

NATUNA — Polres Kepulauan Anambas menggelar apel gelar pasukan di Lapangan Apel Catur Prasetya, Jumat pagi, sebagai langkah awal menyamakan persepsi seluruh instansi dalam penanganan karhutla. Sebanyak 65 personel kepolisian disebar di Mapolres dan sejumlah Polsek untuk mempercepat respons jika muncul titik api.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka menegaskan, karhutla bukan sekadar persoalan lingkungan. Dampaknya merembet ke kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, transportasi, hingga kehidupan sosial warga.

Patroli Terpadu Jadi Andalan Deteksi Dini

Pencegahan dini menjadi prioritas utama. Polres bersama instansi terkait akan menggencarkan patroli terpadu di wilayah-wilayah yang rawan terbakar. Setiap indikasi kebakaran atau titik panas yang muncul akan langsung ditindaklanjuti agar api bisa dikendalikan sebelum meluas.

"Penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, Basarnas hingga masyarakat," ujar Kapolres dalam keterangannya yang dikonfirmasi dari Natuna, Jumat.

Edukasi Warga Jadi Kunci Pencegahan

Selain patroli, sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan. Polres menilai kesadaran warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar menjadi faktor penentu keberhasilan pencegahan karhutla.

"Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa mencegah karhutla jauh lebih baik daripada menanggulangi dampaknya setelah terjadi," kata AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka.

Seluruh peralatan pemadam dari masing-masing instansi juga telah disiagakan untuk mendukung operasi lapangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks