KARIMUN — Kodim 0317/TBK memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Kundur dengan meresmikan armada mobil Damkar TNI AD. Peresmian dan syukuran digelar di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur, Sabtu (29/8/2026), dipimpin langsung Dandim 0317/TBK Letkol Inf Andit Franata.
Acara tersebut dihadiri sekitar 30 unsur terkait, mulai dari pemerintah kecamatan, TNI-Polri, pemerintah desa, DPRD, hingga perwakilan dunia usaha. Kehadiran armada ini bukan sekadar penambahan sarana, melainkan bagian dari sistem siaga untuk mencegah api membesar dan meluas.
Manfaat Nyata di Lapangan
Camat Kundur Nurdin mengungkapkan, manfaat armada Damkar TNI AD sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Kendaraan tersebut telah dikerahkan lebih dari delapan kali untuk membantu penanganan Karhutla di wilayah Kundur.
"Kendaraan pemadaman TNI telah dilibatkan lebih dari delapan kali dalam pemadaman Karhutla dan terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Nurdin.
Respons Cepat dan Penanganan Tuntas Jadi Kunci
Dandim 0317/TBK Letkol Inf Andit Franata menegaskan, efektivitas penanggulangan Karhutla tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan kendaraan. Kecepatan personel, kesiapan armada, serta soliditas koordinasi lintas sektor menjadi faktor penentu ketika api mulai muncul.
"Penanggulangan Karhutla adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerja sama erat antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, pelaku usaha, dan masyarakat," tegas Andit.
Setiap laporan titik api harus segera ditindaklanjuti. Penanganan juga harus dilakukan secara tuntas untuk memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
"Penanganan titik api membutuhkan aksi yang cepat dan tuntas, karena keterlambatan dapat menyebabkan api meluas dan sulit dikendalikan," katanya.
Tantangan Operasional di Lapangan
Andit mengakui masih terdapat tantangan dalam operasional armada, terutama dukungan bahan bakar minyak (BBM) serta potensi munculnya kebakaran di beberapa lokasi secara bersamaan. Karena itu, kesiapan kendaraan, perawatan armada, dan peningkatan kemampuan personel Koramil menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem respons Karhutla di Pulau Kundur.
Kodim 0317/TBK berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat. Dengan sinergi tersebut, armada Damkar TNI AD diharapkan selalu berada dalam kondisi siap bergerak ketika masyarakat membutuhkan.