Pencarian

Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Resmikan Pemotongan Baja Perdana Proyek FPSO di Karimun, Dorong Industri Migas dan Lapangan Kerja

Sabtu, 25 Juli 2026 • 14:00:31 WIB
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura Resmikan Pemotongan Baja Perdana Proyek FPSO di Karimun, Dorong Industri Migas dan Lapangan Kerja

KARIMUN — Proyek BHL FPSO (Floating Production Storage and Offloading) resmi memasuki tahap awal setelah pemotongan baja perdana dilakukan di PT Saipem Indonesia Karimun Yard, Kabupaten Karimun, Kamis (23/7/2026). Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura yang hadir langsung menyatakan dukungan penuh terhadap mega proyek ini karena dinilai mampu memperkuat ketahanan sektor migas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Nyanyang, proyek ini bukan sekadar pencapaian teknis, melainkan tonggak penting bagi pengembangan ketahanan migas dan peningkatan investasi di Kepri. “Proyek ini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau, melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, dan pengembangan industri pendukung lainnya,” tambah Nyanyang.

Apa Itu Proyek BHL FPSO?

BHL FPSO merupakan unit produksi, penyimpanan, dan pengapalan minyak dan gas lepas pantai yang dibangun di fasilitas Saipem di Karimun. Proyek ini melibatkan sejumlah mitra internasional, termasuk Eni, Tripatra, dan Seara. Pemprov Kepri menyebut proyek ini sebagai wujud peningkatan kapasitas industri dan pengembangan teknologi lokal.

Fasilitas pabrikasi yang berada di Karimun disebut membuka peluang transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal. Nyanyang menilai hal ini menjadi modal penting bagi industri migas di daerah.

Dampak bagi Masyarakat dan Ekonomi Kepri

Proyek BHL FPSO diproyeksikan menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan industri pendukung di sekitarnya. Pemprov Kepri juga meyakini mega proyek ini akan memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai mitra strategis dalam proyek-proyek energi internasional.

“Proyek tersebut menjadi wujud nyata peningkatan industri yang ada di Kepri dalam upaya mendukung ketahanan sektor migas,” jelas Wagub Nyanyang usai meresmikan pemotongan baja perdana.

Komitmen Pemprov dan Dukungan Mitra Internasional

Nyanyang menegaskan komitmen Pemprov Kepri untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi proyek skala besar. Ia juga secara khusus menyampaikan apresiasi kepada PT Saipem Indonesia dan seluruh mitra yang terlibat.

“Kerja sama yang solid antara pemerintah, swasta, dan mitra internasional menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Semoga proyek ini menjadi inspirasi seluruh masyarakat dan pelaku industri di Kepri untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan nasional dan global, khususnya di bidang energi dan migas,” pungkas Wagub.

Peresmian proyek BHL FPSO dihadiri Kepala SKK Migas Joko Siswanto, Bupati Karimun H Iskandarsyah, Ketua DPRD Karimun Rapiza, Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, serta jajaran direksi dari Saipem, Tripatra, Eni, dan Seara.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gotvnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks