Pencarian

Pemkab Natuna Kampanye Gizi Seimbang di Bunguran Timur Laut, 100 Paket Sembako Dibagikan ke Warga

Kamis, 06 Agustus 2026 • 18:44:01 WIB
Pemkab Natuna Kampanye Gizi Seimbang di Bunguran Timur Laut, 100 Paket Sembako Dibagikan ke Warga
Ratusan warga Kecamatan Bunguran Timur Laut mengikuti kampanye gizi seimbang yang digelar Pemkab Natuna, Kamis.

NATUNA — Upaya membangun pola makan sehat di kalangan masyarakat terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Natuna. Kali ini, edukasi gizi seimbang menyasar warga Kecamatan Bunguran Timur Laut melalui ceramah kesehatan yang dikolaborasikan dengan pihak swasta, Kamis.

Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan bahwa pemahaman tentang asupan nutrisi menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai persoalan gizi. Tidak hanya stunting dan gizi kurang, pola konsumsi yang keliru juga berisiko memicu obesitas di kemudian hari.

Skrining Kesehatan dan Insentif Sembako untuk Warga

Pada kesempatan yang sama, pemerintah daerah menjalankan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar seluruh kelompok umur. Layanan ini mencakup pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, tinggi badan, hingga evaluasi kebiasaan makan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat memanfaatkan program ini karena gratis dan memberikan manfaat besar bagi kesehatan," ujar Cen Sui Lan dalam keterangannya.

Untuk menarik minat warga, panitia menyediakan 100 paket kebutuhan pokok berisi beras, telur, dan minyak goreng. Paket tersebut merupakan kontribusi dari perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi yang juga menyiapkan lokasi kegiatan, sementara tenaga kesehatan disuplai penuh oleh Pemkab Natuna.

Pola Makan dan Peran Kepala Desa dalam Menekan Stunting

Cen Sui Lan mengingatkan bahwa menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan pemeriksaan rutin. Ia meminta masyarakat mulai mengatur asupan harian dengan membatasi konsumsi gula berlebih.

"Pola makan juga harus diatur dengan baik, kurangi yang manis-manis," katanya.

Program CKG sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat yang menyasar bayi berusia dua hari hingga lansia di atas 65 tahun. Layanan ini tidak hanya tersedia saat acara seremonial, melainkan dapat diakses setiap hari di puskesmas dan posyandu sesuai jadwal pelayanan.

Pemerintah mendorong warga melakukan pemeriksaan berkala minimal satu tahun sekali. Para kepala desa pun diminta berperan aktif menggerakkan warganya untuk datang ke posyandu, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, dan lansia.

"Kepada para kepala desa, saya titip agar terus mengingatkan masyarakat untuk rutin datang ke posyandu. Anak-anak, ibu hamil, dan lansia harus mendapatkan pelayanan kesehatan secara berkala agar kita bersama-sama dapat menurunkan angka stunting di Natuna," pungkas bupati.

Follow batamdaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kepri.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks