Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, menyatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum strategis untuk memperkuat karakter religius masyarakat. Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko Varianto menegaskan nilai keteladanan Rasulullah SAW harus dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan ini digelar melalui ceramah agama di Masjid Agung Baitul Izzah Natuna pada Senin (24/8) malam.
NATUNA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menggandeng Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Natuna, Nasoha, untuk mengisi tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Baitul Izzah ini dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Mustamin Bakri, Wakil Ketua I DPRD Natuna Daeng Ganda Rahmatullah, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Boy Wijanarko Varianto menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia yang memiliki karakter, moral, dan nilai-nilai keagamaan merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan Sehari-hari
"Melalui peringatan Maulid Nabi, kita berharap masyarakat dapat menghayati dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari," ujar Boy Wijanarko Varianto di Natuna, Senin (24/8) malam.
Secara umum, ceramah yang disampaikan Nasoha mengupas kebiasaan hidup dan akhlak Rasulullah SAW yang relevan untuk diterapkan di era kini. Materi ini dinilai penting untuk memperkuat keimanan, mempererat silaturahim, serta membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Membangun Generasi Berakhlak untuk Natuna yang Maju
Boy menambahkan, penanaman nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW menjadi kunci dalam membangun generasi penerus yang berintegritas. Hal ini sejalan dengan cita-cita mewujudkan Kabupaten Natuna yang semakin maju dan sejahtera.
"Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW penting dalam membangun generasi yang berakhlak mulia serta mendukung terwujudnya Kabupaten Natuna yang semakin maju dan sejahtera," katanya.
Peringatan Maulid Nabi ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Natuna dalam memperkuat dimensi spiritual pembangunan daerah. Selain fokus pada aspek fisik, pemerintah daerah juga konsisten mendorong pembentukan moral warga sebagai modal sosial pembangunan.