NATUNA — Ratusan pelajar, guru pendamping, dan orang tua murid berbaur dalam pawai karnaval memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Bunguran Timur. Kegiatan yang berlangsung Rabu pagi itu menjadi salah satu momentum pendidikan keagamaan bagi siswa untuk mengenal keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Pawai yang digelar SDN 002 Ranai ini melibatkan sekitar 350 peserta. Mereka berjalan kaki menyusuri sejumlah ruas jalan di kawasan Ranai, dengan pengawalan ketat dari personel kepolisian sejak titik awal keberangkatan.
Personel Ditempatkan di Titik Rawan Kepadatan
Kasat Lantas Polres Natuna AKP Erwan Toni memimpin langsung pengamanan kegiatan. Personel terlebih dahulu mengikuti apel sekitar pukul 06.30 WIB di Pos Satlantas Polres Natuna, kawasan Simpang Empat Lampu Merah, sebelum bergerak ke lokasi.
Penempatan anggota dilakukan di sejumlah persimpangan yang menjadi rute pawai. Langkah ini untuk mengantisipasi perlambatan arus kendaraan sekaligus memberikan ruang aman bagi pergerakan peserta, khususnya para pelajar.
Polisi Minta Pengguna Jalan Bersabar
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Effendie melalui Kasat Lantas AKP Erwan Toni menegaskan, pengawalan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian terhadap kegiatan masyarakat.
"Kami melakukan pengawalan dan pengaturan lalu lintas agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Di sisi lain, aktivitas masyarakat dan pengguna jalan juga tetap dapat berjalan," ujar Erwan Toni.
Menurutnya, jumlah peserta yang cukup banyak membuat faktor keselamatan menjadi perhatian utama. Personel tidak hanya mengatur kendaraan, tetapi juga memastikan pergerakan peserta pawai tetap tertib.
"Kami mengutamakan pendekatan yang humanis. Peserta maupun pengguna jalan kami imbau untuk mengikuti arahan petugas dan sama-sama menjaga keselamatan," katanya.
Ia juga meminta masyarakat yang melintas di sekitar jalur pawai untuk meningkatkan kehati-hatian serta bersabar apabila terjadi perlambatan kendaraan.
"Pengamanan akan berjalan maksimal apabila mendapat dukungan dari seluruh masyarakat. Pengguna jalan kami harapkan memahami kondisi selama kegiatan berlangsung," ujarnya.
Kegiatan Berlangsung Aman dan Kondusif
Selain sebagai sarana pendidikan keagamaan, kegiatan karnaval ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk tampil kreatif bersama sekolah dan keluarga dalam suasana peringatan Maulid Nabi.
Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi maupun sepanjang rute pawai dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Arus lalu lintas di sepanjang jalur yang dilalui peserta tetap terkendali tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan.