CEO IO Interactive Sebut Penundaan GTA 6 Beri Ruang Napas Proyek 007

Penulis: Ronal Siregar  •  Selasa, 05 Mei 2026 | 22:30:09 WIB
CEO IO Interactive Hakan Abrak menyambut penundaan rilis GTA 6 sebagai peluang bagi proyek 007 First Light.

CEO IO Interactive Hakan Abrak mengungkapkan bahwa penundaan perilisan GTA 6 ke akhir 2026 memberikan ruang gerak lebih bagi proyek game James Bond mereka. Langkah Rockstar Games menggeser jadwal tersebut menghindarkan potensi benturan pasar yang bisa merugikan pengembang lain di industri. Fenomena ini menunjukkan dominannya pengaruh waralaba Grand Theft Auto terhadap strategi bisnis studio game global.

Jadwal rilis industri game global kembali bergejolak setelah Rockstar Games memutuskan untuk menggeser peluncuran Grand Theft Auto (GTA) 6. Keputusan ini ternyata membawa dampak signifikan bagi IO Interactive, studio di balik kesuksesan seri Hitman. CEO IO Interactive, Hakan Abrak, secara terbuka mengakui bahwa perubahan jadwal tersebut memberikan keuntungan strategis bagi proyek terbaru mereka, 007 First Light.

Efek Dominasi Raksasa Rockstar di Pasar Global

GTA 6 awalnya dijadwalkan meluncur pada Mei 2026 sebelum akhirnya resmi diundur ke November 2026. Pergeseran enam bulan ini menjadi krusial karena IO Interactive berencana merilis 007 First Light pada 27 Mei. Sebelumnya, proyek James Bond tersebut sempat ditargetkan untuk rilis Maret, hanya terpaut dua bulan dari jadwal asli GTA 6.

"GTA adalah raksasa besar di industri kami," ujar Hakan Abrak dalam wawancara bersama The Game Business. Ia tidak menampik bahwa menjauhnya jadwal rilis GTA 6 memberikan kelegaan bagi timnya dari sisi persaingan pasar. Abrak menegaskan bahwa menghindari peluncuran yang berdekatan dengan produk Rockstar adalah langkah logis bagi studio mana pun.

"Saya akan berbohong jika mengatakan tidak peduli dengan pergeseran jadwal GTA 6 yang kini menjauh dari tanggal rilis 007 First Light pada 27 Mei," tambah Abrak. Ia juga menekankan bahwa studio tidak mendoakan hal buruk bagi kompetitor, melainkan melihatnya sebagai realitas bisnis. Menurutnya, Rockstar pasti memiliki alasan kuat untuk menunda game yang diprediksi akan sangat luar biasa tersebut.

Persiapan Menuju Switch 2 dan Proyek Fantasi

Selain membahas dampak GTA 6, Abrak memberikan sinyal positif mengenai pengembangan game untuk konsol penerus Nintendo Switch. IO Interactive kini tengah mempersiapkan versi 007 First Light agar optimal saat dijalankan di perangkat yang sering disebut sebagai Switch 2 tersebut. Langkah ini mempertegas ambisi studio untuk hadir di platform generasi terbaru sejak hari pertama.

Di luar proyek James Bond, IO Interactive juga sedang menggodok sebuah gim bertema fantasi yang masih misterius. Meskipun belum ada detail konkret mengenai judul atau mekanik permainannya, Abrak memastikan proyek ini tetap berjalan sesuai rencana. Diversifikasi genre ini menjadi strategi IO Interactive untuk lepas dari bayang-bayang genre stealth-action yang selama ini melekat pada mereka lewat Hitman.

Bagi industri game, pengakuan Abrak memvalidasi ketakutan kolektif para pengembang terhadap "GTA Effect". Ketika Rockstar menetapkan tanggal rilis, studio lain cenderung menepi untuk menghindari kanibalisasi penjualan. Dengan mundurnya GTA 6 ke akhir 2026, jendela rilis musim panas tahun tersebut kini menjadi medan tempur yang lebih terbuka bagi judul-judul ambisius lainnya.

Reporter: Ronal Siregar
Back to top