BPH Migas Percepat Penerapan Aplikasi Xstar di 4 Kabupaten Kepri, 103 Ribu Surat Rekomendasi BBM Subsidi Terbit

Penulis: Ronal Siregar  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19:01 WIB
BPH Migas percepat penerapan aplikasi Xstar di empat kabupaten Kepri untuk pengawasan BBM subsidi.

BATAM — BPH Migas memastikan aplikasi Xstar menjadi kunci pengawasan distribusi BBM subsidi di wilayah kepulauan. Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho menyebutkan, hingga April 2026, implementasi kumulatif aplikasi ini telah menjangkau 361 kabupaten/kota di Indonesia. Di Kepri sendiri, sudah ada 103 ribu Surat Rekomendasi yang diterbitkan secara digital.

Aplikasi yang dikembangkan sejak 2024 ini menggantikan sistem manual dan microsite di SPBU. Proses penerbitan surat rekomendasi kini lebih cepat, transparan, dan bisa dipantau langsung. Fathul menegaskan, surat yang terbit tidak boleh dipindahtangankan dan BBM subsidi tidak boleh diperjualbelikan kembali.

Empat Kabupaten Jadi Prioritas Percepatan

Percepatan implementasi difokuskan di Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, dan Natuna. Fathul mengatakan langkah ini merupakan amanah Presiden Prabowo Subianto dan arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia agar distribusi BBM subsidi menjangkau hingga titik terjauh Indonesia.

“Melalui aplikasi digital ini, BPH Migas mengharapkan agar perangkat daerah dapat memfasilitasi masyarakat maupun kelompok masyarakat yang ingin memperoleh BBM subsidi dan kompensasi melalui subpenyalur maupun di SPBU terdekat,” ujar Fathul dalam sosialisasi di Batam, Rabu (13/5/2026).

Nelayan dan Kapal Penumpang Jadi Sasaran Utama

Pemerintah Kabupaten Bintan menyambut baik aplikasi ini, khususnya untuk nelayan dan masyarakat pesisir. Perwakilan Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Bintan, Hendri Elfiandi, berharap nelayan sebagai konsumen pengguna bisa menikmati BBM subsidi dengan lebih tertib dan mudah.

“Semoga dengan implementasi XStar ini, nelayan-nelayan di Kabupaten Bintan sebagai konsumen pengguna dapat menikmati BBM bersubsidi dari Pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Hendri.

Sehari setelah sosialisasi, Kamis (14/5/2026), Fathul melakukan monitoring penyaluran BBM subsidi untuk kapal penumpang milik ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam. Menurutnya, BBM subsidi penting menjaga tarif transportasi laut tetap terjangkau bagi masyarakat kepulauan.

Kualitas BBM di SPBB Sekupang Sesuai Standar

Dalam kunjungannya, BPH Migas juga meninjau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker (SPBB) di kawasan Sekupang, Batam. Hasil pemeriksaan menunjukkan kualitas BBM yang disalurkan kepada kapal penumpang sesuai standar pemerintah.

“Baik dari sisi densitas (berat jenis) maupun temperatur, hasilnya normal serta sesuai spesifikasi yang ditetapkan pemerintah,” jelas Fathul.

Kegiatan sosialisasi dihadiri Tenaga Ahli Menteri ESDM Abdul Halim, Sekda Provinsi Kepri Misni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kepri Luki Zaiman Prawira, Sales Area Manager Kepri Pertamina Patra Niaga Bagus Handoko, dan Ketua Hiswana Migas Kepri Harian Haris.

Reporter: Ronal Siregar
Sumber: bphmigas.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top