KARIMUN — Sebanyak 20 titik prioritas pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Karimun menjadi fokus utama percepatan pemerintah daerah bersama jajaran TNI. Dari total tersebut, empat unit dilaporkan telah rampung total dan tengah menjalani tahap finishing.
Keempat titik yang sudah selesai itu merupakan bagian dari target pembangunan 71 KDKMP yang tersebar di seluruh wilayah kepulauan. Salah satu yang telah diresmikan berada di Kelurahan Darussalam, yang beberapa waktu lalu menggelar syukuran.
Komandan Kodim 0317/TBK, Letkol Inf Andit Franata, menyebutkan capaian itu terungkap dalam rapat koordinasi lintas sektor. "Alhamdulillah sudah ada empat titik yang mencapai progres 100 persen secara fisik instalasi dan saat ini sedang dalam tahap penyempurnaan," ujarnya, Rabu (10/6/2026).
Sementara itu, progres pembangunan di titik-titik prioritas lainnya bervariasi. Andit merinci, angka capaian fisik berkisar antara 34 hingga 80 persen.
Percepatan pembangunan KDKMP di Karimun tidak berjalan mulus. Sebagai daerah kepulauan, distribusi material bangunan antarpulau menjadi kendala utama. Ketersediaan alat angkut dan tenaga tukang juga membutuhkan koordinasi ekstra di lapangan.
Selain itu, kebutuhan infrastruktur dasar menjadi perhatian serius. Setiap lokasi KDKMP memerlukan pasokan listrik minimal tiga phase dengan daya 16.500 VA. Sayangnya, sebagian besar wilayah kepulauan saat ini masih menggunakan jaringan satu phase. PLN telah menyatakan komitmen untuk mendukung pemenuhan kebutuhan daya tersebut.
Persoalan air bersih juga terus dikoordinasikan antara pemerintah daerah, PDAM, dan pihak terkait. Dalam kondisi tertentu, TNI AD di lapangan siap membantu memfasilitasi kebutuhan air bersih demi percepatan pembangunan.
Pemerintah daerah menyiapkan sejumlah alternatif terkait ketersediaan lahan. Bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki lahan strategis, regulasi memungkinkan penggunaan lahan milik instansi lain melalui mekanisme perizinan resmi. Apabila opsi tersebut belum memungkinkan, Pemkab Karimun siap memfasilitasi pengadaan lahan.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan dukungan penuh terhadap program prioritas nasional ini. “Ini merupakan program prioritas nasional yang menjadi kebanggaan kita bersama. Pemerintah Kabupaten Karimun berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pembiayaan maupun legalitas lahan,” tegasnya.
Pemkab Karimun tengah menyiapkan skema pembiayaan melalui APBD Perubahan Tahun 2026 dan APBD Tahun Anggaran 2027. Bantuan akan diberikan langsung ke desa maupun untuk pengadaan lahan di wilayah kelurahan.
Bupati Iskandarsyah optimistis target penyelesaian tahap awal dapat tercapai sesuai jadwal. “Kami menargetkan 20 titik prioritas ini dapat diselesaikan hingga Agustus 2026. Dengan kolaborasi yang kuat antara TNI, Pemerintah Daerah, PLN, PDAM, BPN, pemerintah desa, dan seluruh stakeholder terkait, kami yakin target tersebut dapat tercapai,” ujarnya.
Melalui sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, pembangunan KDKMP di Kabupaten Karimun diharapkan mampu menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat. Program ini membuka peluang usaha baru dan memperkuat kemandirian ekonomi desa dan kelurahan sesuai arah pembangunan nasional.