KEPULAUAN RIAU — Buenos Aires, CNN Indonesia — Senyap. Itulah yang terasa di kompleks latihan Timnas Argentina beberapa hari terakhir. Bukan karena sepi pemain, melainkan karena konsentrasi penuh tertuju pada satu target: laga perdana Piala Dunia 2026. Lionel Messi, yang genap berusia 38 tahun pada Juni mendatang, menjadi poros dari setiap latihan taktik yang dijalani.
Dalam sesi yang digelar tertutup untuk publik, Messi terlihat menjalani program khusus yang dipersonalisasi oleh tim pelatih. Ia tidak hanya berlatih bersama rekan setim, tetapi juga mendapat porsi tambahan untuk pemulihan dan penguatan fisik. "Kami tahu apa arti Messi bagi tim. Kami harus memastikan dia dalam kondisi 100 persen," ujar salah satu anggota staf pelatih yang enggan disebut namanya.
Status juara bertahan membuat Argentina tidak lagi bisa bermain tanpa tekanan. Setiap lawan akan tampil habis-habisan untuk menjatuhkan raja. Pelatih Lionel Scaloni disebut telah menyiapkan beberapa skema baru untuk mengantisipasi gaya pressing tinggi yang kemungkinan besar akan diterapkan lawan di fase grup. Scaloni juga dikabarkan akan memainkan formasi 4-3-3 dengan Messi sebagai false nine yang bebas bergerak.
Argentina tergabung di Grup C bersama tiga tim yang diprediksi akan tampil ngotot. Laga perdana akan digelar di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada pertengahan Juni 2026. Meski bermain di kandang sendiri, tekanan untuk tampil sempurna justru bisa menjadi bumerang jika tidak dikelola dengan baik. "Kami harus menikmati tekanan ini. Inilah yang membuat Piala Dunia spesial," kata Messi dalam sesi wawancara singkat.
Kabar baik datang dari ruang medis. Tidak ada pemain inti yang mengalami cedera serius menjelang turnamen. Julian Alvarez, Lautaro Martinez, dan Enzo Fernandez semuanya dalam kondisi bugar. Hanya Angel Di Maria yang masih menjalani pemulihan ringan usai mengalami masalah otot pekan lalu, namun dipastikan fit untuk laga pertama.
Dengan segala persiapan yang matang, Argentina datang ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar untuk berpartisipasi. Mereka datang untuk membuktikan bahwa mahkota juara dunia layak tetap berada di kepala Messi dan generasi emas sepak bola Argentina.