KEPULAUAN RIAU — Polsek Metro Penjaringan menyebut dua dari lebih empat orang pelaku percobaan penculikan di PIK sudah dikantongi identitasnya. Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, mengatakan timnya kini memburu para pelaku yang melarikan diri setelah aksinya gagal.
Peristiwa terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB. Saat itu GH sedang berolahraga pagi di kawasan Pantai Indah Kapuk, Penjaringan. Pelaku menggunakan mobil untuk mengikuti korban, lalu seorang pria turun dan berusaha menyeret GH ke dalam kendaraan.
Korban melawan. Keduanya bergulat hingga terjatuh ke jalan. "Korban terus melawan dan berteriak meminta pertolongan," kata Sampson, Minggu (14/6). Teriakan itu membuat pelaku panik dan memilih kabur tanpa membawa korban.
GH, yang bekerja sebagai karyawan swasta, mengalami luka lecet akibat jatuh saat bergelut. "Trauma ada tapi tidak terlalu," ujar Sampson. Korban mengaku tidak mengenali para pelaku dan tidak memiliki masalah dengan pihak lain sebelumnya.
Polisi telah memeriksa enam saksi dan korban. Hingga kini, motif percobaan penculikan masih didalami. "Kita menggunakan metode penyelidikan mengumpulkan alat bukti dengan menganalisa CCTV dan berbagai rekaman lainnya," jelas Sampson.
Penyidik tengah memetakan pergerakan kendaraan pelaku dengan menelusuri titik-titik CCTV di sekitar lokasi. Aksi tersebut terekam kamera pengawas di kawasan PIK. Sampson menargetkan pengungkapan kasus dalam waktu dekat. "Semoga dalam waktu dekat kita dapat mengungkap para pelaku ini," tuturnya.
Polisi belum merinci identitas dua terduga pelaku yang sudah diketahui. Pengejaran terus dilakukan terhadap pelaku lainnya yang masih buron.