KARIMUN — Pemerintah Kabupaten Karimun bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai rangkaian Sensus Ekonomi 2026. Pencanangan ditandai secara simbolis dengan pemasangan rompi petugas sensus oleh Bupati Iskandarsyah kepada perwakilan lapangan.
Bupati Iskandarsyah menekankan bahwa data ekonomi yang presisi bukan sekadar angka statistik, melainkan instrumen vital dalam pengambilan kebijakan. "Kebijakan pembangunan daerah harus bersandar pada basis data yang valid agar target yang dirancang dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran," ujarnya di hadapan jajaran Forkopimda.
Kepala BPS Kabupaten Karimun, Lulus Haryono, mengungkapkan sebanyak 207 petugas akan menyisir 14 kecamatan. Target pendataan mencakup 90.000 kepala keluarga serta 20.000 pelaku usaha, mulai dari Usaha Mikro Kecil (UMK), menengah, hingga perusahaan skala besar.
BPS menjamin keamanan informasi responden melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kerahasiaan data dijamin sesuai undang-undang yang berlaku dan murni digunakan untuk keperluan statistik pembangunan, bukan urusan perpajakan.
Bupati Iskandarsyah menjelaskan hasil sensus akan digunakan secara taktis untuk menjawab dua tantangan besar Kabupaten Karimun. Pertama, membuka lapangan pekerjaan baru dengan mengidentifikasi potensi pertumbuhan UMKM yang terintegrasi dengan sektor pariwisata.
Kedua, meningkatkan PAD melalui pemetaan kebijakan yang tepat guna mempermudah proses investasi dan penyederhanaan perizinan bagi pelaku usaha. "Partisipasi aktif dari masyarakat adalah kontribusi nyata dalam membangun kekuatan ekonomi daerah," kata Bupati.
BPS menerapkan metode pendataan fleksibel berbasis kesepakatan waktu atau janji temu. Petugas lapangan siap melakukan penyesuaian kunjungan pada sore atau malam hari agar tidak mengganggu aktivitas kerja masyarakat maupun operasional pelaku usaha.
Bupati Iskandarsyah mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pelaku usaha dari skala mikro hingga besar, untuk menerima kedatangan petugas dengan tangan terbuka dan memberikan informasi yang jujur. Hal ini demi membangun kekuatan ekonomi daerah yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan di Kabupaten Karimun.