KEPULAUAN RIAU — Kepastian transfer ini diumumkan langsung oleh PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) pada bursa transfer jelang BRI Super League 2026/2027. Dewangga dilepas meski kontraknya bersama juara bertahan masih menyisakan durasi satu musim.
Sepanjang musim 2025/2026, Dewangga hanya tampil sembilan kali untuk Persib. Enam di antaranya ia jalani sebagai starter — angka yang jelas tak ideal untuk pemain seusianya.
Ketatnya persaingan di lini belakang Pangeran Biru menjadi biang kerok. Nama-nama seperti Frans Putros dan Eliano Reijnders membuat posisi Dewangga kerap terpinggirkan. Keputusan pindah ke Arema FC pun diambil demi mengejar jam terbang.
Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa pelepasan Dewangga sudah melalui koordinasi dengan pelatih anyar, Igor Tolic. “Ada peluang yang dinilai baik bagi semua pihak serta sejalan dengan kebutuhan klub,” ujar Adhitia dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan bahwa manajemen mempertimbangkan rekomendasi tim pelatih sebelum menyetujui transfer ini. “Kami memutuskan menyetujui transfer Dewangga ke Arema FC,” pungkasnya.
Meski kebersamaan Dewangga hanya satu musim, ia tetap dianggap berjasa mengantarkan Persib meraih gelar juara. Manajemen memberikan apresiasi penuh atas dedikasi pemain asal Semarang tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi tertinggi atas komitmen dan kontribusi yang telah diberikan Dewangga selama membela klub ini,” ujar Adhitia. Pihak klub juga mendoakan karier Dewangga terus bersinar bersama Arema FC.
Dengan kedatangan Dewangga, Arema FC menambah opsi di sektor pertahanan. Pemain yang bisa beroperasi sebagai bek tengah maupun bek kiri ini diharapkan jadi solusi lini belakang Singo Edan musim depan.
Transfer ini juga membuktikan aktivitas Arema di bursa transfer yang cukup agresif. Sementara bagi Persib, keputusan melepas Dewangga membuka ruang bagi skema baru di bawah arahan Igor Tolic.