Bupati Natuna Cen Sui Lan Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Target Data Akurat untuk Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan

Penulis: Topan Lubis  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 02:09:01 WIB
Bupati Natuna Cen Sui Lan resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis pembangunan daerah.

NATUNA — Sensus Ekonomi 2026 yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Natuna bukan sekadar agenda statistik tahunan. Bupati Cen Sui Lan menyebut kegiatan ini sebagai peta jalan pembangunan ekonomi daerah yang selama ini kerap terhambat minimnya data akurat.

“Berikan jawaban yang benar dan data yang benar. Data yang berkualitas akan melahirkan kebijakan yang tepat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna,” tegas Cen Sui Lan dalam sambutannya.

Lima Tahun Sekali, Data Ini Jadi Acuan Nasional

Kepala BPS Kabupaten Natuna, Wahyu Dwi Sugianto, menjelaskan bahwa SE2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang digelar di Indonesia sejak pertama kali dilaksanakan. Menurutnya, sensus ini memiliki peran strategis karena menghasilkan data dasar yang menjadi fondasi perencanaan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Data merupakan komponen utama dalam penyusunan kebijakan yang tepat sasaran. Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah sebagai dasar menentukan arah pembangunan ke depan,” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, keberhasilan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Masyarakat diharapkan memberikan informasi yang jujur dan benar saat petugas melakukan pendataan.

95 Petugas Dilatih, Data Dijamin Rahasia

Untuk memastikan kualitas data, BPS Kabupaten Natuna telah membekali 95 petugas sensus melalui pelatihan intensif selama tiga hari. Wahyu memastikan seluruh data yang disampaikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan.

Pencanangan SE2026 ditandai dengan pemukulan gong, pemasangan rompi petugas sensus, pengalungan tanda pengenal kepada perwakilan petugas, serta penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati Natuna. Ritual ini menjadi simbol kesiapan pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

Desa Cantik: Program Baru untuk Data Desa

Pada kesempatan yang sama, BPS juga memperkenalkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola data statistik secara mandiri. Tiga desa ditetapkan sebagai penerima perdana program tersebut, yakni Desa Batu Gajah, Desa Sungai Ulu, dan Desa Sepempang.

Penandatanganan komitmen bersama dilakukan oleh Bupati Natuna, Kepala BPS Kabupaten Natuna, dan kepala desa penerima program. Ke depan, program ini akan didukung oleh Agen Statistik yang menjadi penggerak implementasi Desa Cantik di tingkat desa.

Mengapa Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan Natuna?

Cen Sui Lan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan data yang benar akan menghasilkan informasi yang berkualitas.

“Data yang berkualitas akan melahirkan kebijakan yang tepat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna,” ujar bupati.

Melalui pencanangan ini, Pemerintah Kabupaten Natuna bersama BPS berharap Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data yang akurat, berkualitas, dan terpercaya. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Riau.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: kepriglobal.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top