Genset 1 MW PLN Tiba di PLTD Musai Lingga, Harapan Baru Akhiri Pemadaman Listrik Bergilir

Penulis: Topan Lubis  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 19:13:31 WIB
Genset 1 MW PLN tiba di PLTD Musai Lingga untuk mengatasi pemadaman listrik bergilir.

LINGGA — Kedatangan genset anyar ini menjadi titik terang bagi ribuan warga yang selama pekan-pekan terakhir menjalani pemadaman listrik bergilir. Pasokan tak menentu tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga melumpuhkan sektor usaha, pelayanan publik, hingga pariwisata di Kabupaten Lingga.

Medan Berat dan Perjalanan Laut Puluhan Jam

Manajer PLN ULP Dabo Singkep, Suheri, membenarkan bahwa mesin genset telah berada di PLTD Desa Musai. Tim teknis kini memasuki tahap instalasi peralatan.

Mobilisasi genset ini bukan tanpa tantangan. Mesin seberat 20 ton menempuh perjalanan laut puluhan jam dari Selat Panjang menggunakan jasa angkutan milik Diki Elanda. Setibanya di pelabuhan, pemindahan menggunakan trailer harus melewati jalan terjal dan berlumpur menuju PLTD Musai.

“Seluruh proses berlangsung penuh kehati-hatian. Berkat pengalaman tim pengangkut yang terbiasa menangani peralatan berat, mobilisasi berjalan lancar hingga mesin tiba di lokasi pembangkit,” demikian informasi yang dihimpun di lapangan.

PLN Targetkan Defisit Daya Segera Teratasi

Suheri menjelaskan, selain genset 1 MW yang baru tiba, satu unit mesin baru lainnya sudah berada di lokasi. Penambahan kapasitas ini diharapkan mampu menutup defisit daya yang memicu pemadaman bergilir.

“Kami berharap setelah proses instalasi selesai dan mesin mulai beroperasi, kekurangan daya dapat diminimalkan. Dengan demikian, pemadaman listrik bergilir dapat dihentikan secara bertahap dan pasokan listrik bagi masyarakat Kabupaten Lingga kembali normal serta lebih andal,” ujar Suheri.

Dampak Krisis Listrik: Dari UMKM hingga Pendidikan

Pemadaman dalam beberapa pekan terakhir memberikan dampak berantai. Pelaku UMKM mengeluhkan mesin produksi yang kerap mati di tengah jalan, sementara sekolah-sekolah terpaksa menyesuaikan jam belajar karena minimnya penerangan. Sektor pariwisata yang menjadi andalan daerah juga ikut terdampak.

Apabila proses instalasi berjalan sesuai rencana, mesin baru tersebut segera beroperasi dan menjadi solusi atas krisis listrik yang melanda Kabupaten Lingga. Warga pun menanti realisasi janji pasokan yang lebih stabil. (As/kg)

Reporter: Topan Lubis
Sumber: kepriglobal.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top