Wakapolda Kepri Buka Turnamen Esports Road to Kapolri Cup 2026, 15 Tim dari 6 Polres Bertanding di Batam

Penulis: Topan Lubis  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:56:31 WIB
Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo membuka Turnamen Esports Road to Kapolri Cup 2026 di Batam.

BATAM — Sebanyak 15 tim dari enam polres di Kepulauan Riau bertanding dalam Turnamen Esports Road to Kapolri Cup 2026 yang digelar di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri. Kompetisi ini dibuka langsung oleh Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo pada Sabtu (11/7/2026).

Turnamen ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengembangkan ekosistem esports sekaligus menjangkau generasi muda melalui kegiatan positif. Cabang yang dipertandingkan adalah Mobile Legends, gim bergenre multiplayer online battle arena yang populer di kalangan anak muda.

15 Tim dari Polres Se-Kepri Siap Bertanding

Rincian peserta meliputi Polresta Barelang dan Polres Tanjungpinang masing-masing mengirim tiga tim. Polres Karimun dan Polres Kepulauan Anambas juga menurunkan tiga tim, sementara Polres Bintan mengirim dua tim serta Polres Lingga satu tim.

Wakapolda Kepri berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi. Menurutnya, turnamen ini menjadi momentum untuk melahirkan atlet-atlet esports terbaik dari Kepulauan Riau yang bisa bersaing di tingkat nasional.

IESPA: Kepri Punya Potensi Besar di Esports

Ketua Umum Indonesia Esports Association (IESPA) Ibnu Riza Pradipto yang hadir dalam pembukaan menyebut Kepulauan Riau memiliki potensi besar di bidang esports. Ia mencontohkan, daerah ini telah melahirkan atlet yang mampu bersaing hingga level internasional.

"Esports kini tidak hanya menjadi olahraga prestasi, tetapi juga bagian dari ekonomi kreatif yang membuka peluang karier bagi generasi muda," kata Ibnu dalam sambutannya.

IESPA mengapresiasi Polda Kepri yang menyelenggarakan turnamen sebagai wadah pembinaan atlet muda. Kolaborasi antara kepolisian dan asosiasi esports dinilai strategis untuk mengarahkan bakat anak muda ke jalur produktif.

Wakapolda Ingatkan Bahaya Judi Online dan Hoaks

Dalam sambutannya, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo menekankan bahwa perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) harus dimanfaatkan secara bijaksana. Ia memperingatkan agar ruang digital tidak digunakan untuk penyebaran hoaks, perjudian online, penipuan daring, hingga penyalahgunaan narkoba.

"Ruang digital harus menjadi wadah inovasi dan prestasi, bukan tempat pelanggaran hukum," tegas Wakapolda mewakili Kapolda Kepri.

Ia menambahkan, Polda Kepri mendukung penuh perkembangan esports sebagai sarana membangun kreativitas, sportivitas, kemampuan berpikir strategis, dan kerja sama tim. Turnamen ini juga menjadi wujud kedekatan Polri dengan generasi muda melalui kegiatan yang edukatif dan inspiratif.

Polisi Imbau Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat agar bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia meminta warga tidak mudah terpengaruh berita bohong, konten provokatif, atau informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Gunakan Layanan Kepolisian 110 atau Polri Super Apps jika membutuhkan bantuan atau ingin menyampaikan pengaduan," ujar Kabidhumas.

Turnamen Road to Kapolri Cup 2026 ini menjadi salah satu langkah Polri menjangkau komunitas gamer dan mengarahkan minat generasi muda ke aktivitas kompetitif yang sehat. Polda Kepri berencana menjadikan ajang serupa sebagai agenda tahunan untuk terus membina bakat esports di daerah.

Reporter: Topan Lubis
Sumber: gemarnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top