BATAM — Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, menegaskan transformasi bisnis di era digital tidak bisa berjalan tanpa sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan cepat. Hal itu disampaikan dalam forum CorpU Association Insight yang digelar di Bandung, sebagaimana keterangan resmi yang diterima di Batam, Sabtu.
"Di era transformasi digital dan AI, organisasi membutuhkan talenta yang lincah dan siap menghadapi perubahan," kata Willy.
Pembelajaran Hiper-Personal Jadi Kunci
Salah satu topik utama yang dibahas dalam forum tersebut adalah penerapan hyper-personalized learning. Pendekatan ini menyesuaikan proses pembelajaran dengan peran, kompetensi, dan kebutuhan pengembangan masing-masing individu di dalam organisasi.
Menurut Telkom, metode ini dinilai mampu meningkatkan relevansi pelatihan sekaligus mempercepat upskilling dan reskilling di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat. Dengan kata lain, setiap karyawan mendapatkan materi yang tepat sesuai kebutuhan spesifiknya, bukan pelatihan massal yang seragam.
Corporate University Kini Mitra Strategis, Bukan Sekadar Pelatihan
Senior General Manager Telkom Corporate University, M. Subhan Iswahyudi, mengungkapkan peran corporate university telah bergeser secara signifikan. Lembaga ini tidak lagi hanya menjadi penyelenggara pelatihan, melainkan mitra strategis dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi.
"Corporate University tidak lagi sekadar menyelenggarakan pembelajaran, tetapi menjadi mitra strategis dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang terintegrasi," ujar Subhan.
Forum yang mengusung tema “From Learning to Impact: Driving Workforce Transformation through Integrated Talent Ecosystem and Hyper-Personalized Learning” itu menghadirkan pembicara dari berbagai sektor. Mereka membahas perkembangan global di bidang human capital, manajemen talenta, dan pemanfaatan AI untuk mendukung pengembangan kompetensi.
Target: Ekosistem Pembelajaran yang Adaptif dan Terukur
Willy Saelan menambahkan, integrasi antara pembelajaran, pengembangan talenta, dan pengembangan karier menjadi faktor krusial. Hal ini diperlukan untuk menciptakan SDM yang mampu menjawab kebutuhan bisnis yang terus berubah.
Melalui penyelenggaraan CorpU Association Insight, Telkom CorpU berharap dapat memperkuat kolaborasi antarpraktisi SDM. Tujuannya mendorong terbentuknya ekosistem pembelajaran yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada peningkatan kapabilitas talenta demi mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.