BATAM — Lahan seluas 43.109 meter persegi atau sekitar 4,31 hektare di kawasan wisata Dendang Melayu resmi berganti status. Dari sekadar tanah tidur, lahan milik pemkot itu kini akan dikelola PT Vendoor Mebelia Indonesia (VMI) untuk dibangun menjadi kawasan pariwisata modern lengkap dengan fasilitas penunjang.
Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Amsakar Achmad. Plt Direktur PT VMI, Meddy, turut membubuhkan tanda tangan dalam acara yang dihadiri jajaran Dinas Pariwisata, BPKAD, dan perwakilan Kejaksaan Negeri Batam sebagai pendamping hukum.
Firmansyah menyebut mitra telah menunjukkan keseriusan sebelum kontrak ditandatangani. Uang muka sebesar Rp598 juta telah disetorkan ke kas kota.
"Kami ingin aset yang tidur ini bisa bangkit dan memberi manfaat langsung bagi warga serta menambah kas daerah," ujar Firmansyah dalam sambutannya.
Durasi kerja sama yang disepakati mencapai 30 tahun ke depan. Selama periode itu, PT VMI mendapat hak untuk membangun dan mengelola kawasan wisata di atas tanah milik pemkot.
Firmansyah menegaskan langkah ini bukan sekadar seremoni. Proses optimalisasi aset melibatkan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang mendampingi sejak awal.
Menurutnya, lahan Dendang Melayu bukan satu-satunya aset strategis yang dioptimalkan. Pasar Induk disebut-sebut sebagai aset lain yang saat ini tengah dalam proses serupa.
Plt Direktur PT VMI, Meddy, berkomitmen mengubah kawasan tersebut menjadi ikon wisata baru. Ia menargetkan proyek ini tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga menyejahterakan masyarakat sekitar.
"Target kami adalah mengubah Dendang Melayu menjadi ikon wisata baru yang tidak hanya indah, tetapi juga menyejahterakan ekonomi masyarakat sekitar dan meningkatkan nilai investasi aset daerah," tegas Meddy.
Dengan perjanjian ini, Pemko Batam berharap terjadi lonjakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata dan pengelolaan aset. Kawasan yang sebelumnya kurang terkelola kini diharapkan hidup kembali dan memberi manfaat langsung bagi warga serta kas daerah.