TANJUNGPINANG — Ratusan pelaku UMKM di Kepulauan Riau mulai mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam kegiatan usaha sehari-hari. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Riki Rionaldi, menyebut respons peserta terhadap program pelatihan digitalisasi sangat positif.
“Pelatihan ini menjadi trigger dari kami di dinas provinsi, berkolaborasi dengan banyak lembaga nasional,” katanya kepada hariankepri.com, kemarin.
Evaluasi program mencakup sekitar 600 pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan di Kota Batam. Dalam sesi tersebut, peserta mempelajari penggunaan AI versi gratis maupun berbayar untuk mempermudah operasional bisnis.
Riki mengakui, data statistik peningkatan omzet secara menyeluruh dari dinas kabupaten dan kota belum dirangkum. Namun, dampak teknologi AI sudah terlihat dari sisi kualitas promosi.
Menurut Riki, teknologi AI mampu meningkatkan kualitas konten promosi sekaligus membuat media periklanan UMKM lebih efisien. Meski begitu, ia menekankan bahwa performa yang baik tidak akan cukup jika pelaku UMKM tidak konsisten.
“Promosi itu tidak bisa hilang timbul,” pungkasnya.
Program ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha di Kepri untuk memahami dan memanfaatkan perkembangan teknologi AI guna mendukung aktivitas bisnis mereka ke depan.