KEPULAUAN RIAU — IMOS bukan sekadar ajang pamer produk baru. Bagi yang serius mau beli motor, ini salah satu kesempatan paling efisien untuk membandingkan banyak merek dalam satu tempat tanpa harus keliling diler. Untuk edisi 2026, penyelenggara menambah durasi pameran dari biasanya menjadi 10 hari, sebuah sinyal bahwa mereka ingin pengunjung tidak terburu-buru, terutama untuk menjajal langsung motor listrik di area test ride.
Dengan tambahan hari, IMOS 2026 mencoba mengubah kebiasaan pengunjung yang biasanya hanya datang di akhir pekan. Selama 10 hari, area ICE BSD City akan dipenuhi puluhan merek motor—dari skuter matik, cub, sport, hingga big bike—plus kendaraan listrik dan produk modifikasi.
Keputusan ini tidak lepas dari tren pasar. Data AISI mencatat penjualan domestik Januari–Agustus 2026 mencapai sekitar 4,3 juta unit. Artinya, daya beli masyarakat terhadap kendaraan roda dua masih solid, dan pameran jadi ajang yang tepat bagi pabrikan untuk menarik konsumen yang sudah siap transaksi.
IMOS 2026 tidak hanya berisi deretan motor baru. Penyelenggara menyiapkan bazar perlengkapan berkendara, helm, apparel, pelumas, hingga suku cadang. Buat yang sedang membangun motor atau sekadar butuh aksesori, area ini layak disambangi.
Puluhan komunitas motor dari berbagai daerah juga akan hadir. Selain jadi ajang kumpul, akan ada diskusi soal teknologi motor listrik dan keselamatan berkendara. Ini nilai tambah yang jarang didapat kalau sekadar mampir ke showroom.
Klaim pabrikan soal performa dan kenyamanan sering kali baru terasa aslinya saat motor digeber. IMOS 2026 menyediakan area test ride dengan lintasan dan rintangan khusus. Untuk motor listrik, ini penting banget karena karakter akselerasi dan engine braking-nya beda jauh dari motor bensin.
Buat calon pembeli, ini momen buat membandingkan langsung handling dan respons throttle antar merek. Jangan percaya brosur soal jarak tempuh—rasakan sendiri bagaimana motor listrik bereaksi di kecepatan rendah dan menengah.
Pertumbuhan penjualan motor nasional memang jadi modal optimisme. Ketua Penyelenggara IMOS 2026, Yosef Utama, menyatakan industri roda dua tetap bertumbuh positif hingga akhir tahun. Namun, perpanjangan durasi pameran harus dibarengi manajemen crowd yang baik—terutama di area test ride yang biasanya jadi antrean terpanjang.
Jika alur pengunjung tidak diatur, 10 hari penyelenggaraan bisa terasa sia-sia karena waktu habis di antrean. Penyelenggara perlu memastikan sistem registrasi test ride berjalan efisien, baik untuk motor bensin maupun listrik.
Bagi yang serius membeli motor baru—terutama yang penasaran dengan motor listrik—IMOS 2026 adalah agenda wajib. Durasi panjang memberi ruang untuk riset lebih tenang, dan test ride jadi kesempatan emas sebelum memutuskan mengeluarkan uang puluhan juta rupiah.
Yang perlu diingat: pameran biasanya ramai di akhir pekan. Datang di hari kerja kalau ingin pengalaman test ride lebih santai dan waktu ngobrol dengan sales lebih leluasa.