TANJUNGPINANG — Turunan Jalan DI Panjaitan Kilometer 6, tepatnya di kawasan Hotel Halim, berubah menjadi titik rawan kecelakaan pada Senin (7/9/2026) pagi. Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar membuat aspal licin, menyebabkan belasan pengendara motor kehilangan kendali dan terjatuh.
Kasi Pemadam Kebakaran DPKP Tanjungpinang, Derry Ambary, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 10.00 WIB. “Anggota Regu 1 langsung turun melakukan penyemprotan di sekitar lokasi. Banyak korban yang sempat terpeleset, dan saat ini data para korban sudah ditangani oleh pihak kepolisian,” ucapnya.
Diduga dari Truk yang Sudah Kabur
Saat petugas tiba, truk yang diduga menjadi sumber tumpahan sudah tidak berada di tempat. Kondisi ini memaksa petugas bekerja ekstra membersihkan sisa solar yang membahayakan pengguna jalan.
Penanganan dilakukan dengan menyemprotkan air ke permukaan aspal, lalu menggosoknya menggunakan sikat dan detergen. Derry menyebut proses pembersihan berlangsung sekitar 40 menit hingga jalan dinyatakan aman untuk dilalui.
Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
Imbas kejadian ini, arus lalu lintas di ruas jalan menurun tersebut sempat tersendat. Pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari titik licin yang masih basah.
“Sekarang kondisi jalan sudah aman. Namun, kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam berkendara,” tutup Derry.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi kepada pihak kepolisian masih dilakukan untuk mengetahui jumlah pasti korban akibat tumpahan solar di Jalan DI Panjaitan Km 6 tersebut.