BATAM — Konvergensi massa udara di sekitar Kepulauan Riau dan tingginya kelembapan udara di lapisan atas memicu pembentukan awan hujan di wilayah tersebut. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menyebut kondisi berawan dengan hujan ringan hingga sedang akan mewarnai sebagian besar wilayah Kepri, termasuk Kota Batam.
Hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang diprakirakan terjadi pada siang hari. Tiga wilayah yang perlu perhatian ekstra adalah Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Natuna.
Prakiraan cuaca ini berlaku mulai Senin (26/10/2026) pukul 07.00 WIB hingga Selasa (27/10/2026) pukul 07.00 WIB.
Di tengah potensi hujan, ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum hilang dari seluruh wilayah Kepri. Kabut asap berisiko mengurangi jarak pandang dan memicu gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.
BMKG mengimbau warga memperhatikan kondisi udara dan mengurangi paparan asap apabila kualitas udara memburuk.
Berikut prakiraan cuaca di tujuh kabupaten/kota di Kepri berdasarkan data BMKG:
BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Warga juga diharapkan memantau kualitas udara di sekitar tempat tinggal masing-masing.
Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya menyiapkan pelindung hujan dan mengurangi waktu terpapar asap saat kualitas udara memburuk.