TANJUNGPINANG — Perpani Kepulauan Riau memastikan seluruh rangkaian pertandingan panahan Porprov VI Kepri 2026 digelar di Kota Tanjungpinang. Lima kontingen dikonfirmasi ambil bagian, yakni Batam, Tanjungpinang, Karimun, Bintan, dan Natuna.
Dari delapan medali emas yang diperebutkan, dua di antaranya masuk kategori ekshibisi. Seluruh nomor yang dipertandingkan masih terbatas pada sektor putra.
Abdul Razak menyebut pembinaan organisasi panahan di kabupaten dan kota belum merata. Kondisi itu membuat Perpani Kepri menahan nomor putri dari arena Porprov kali ini.
"Pada Porprov kali ini hanya tim putra yang dipertandingkan. Untuk tim putri belum, karena kepengurusan di Kepri belum merata," jelas Abdul Razak.
Persoalan tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus provinsi. Perpani Kepri perlu mendorong daerah membenahi kepengurusan sekaligus memperluas pembinaan atlet, termasuk dari sektor putri.
Komposisi peserta memperlihatkan persaingan yang cukup terbuka. Batam dan Natuna masing-masing mengirim delapan atlet, disusul Tanjungpinang dan Karimun dengan enam atlet per kontingen.
Bintan menurunkan dua atlet. Jumlah tersebut membuat peluang munculnya kejutan dari daerah dengan rombongan kecil tetap terbuka.
Bagi tuan rumah, status sebagai penyelenggara menambah motivasi tampil di hadapan pendukung sendiri. Batam yang dikenal sebagai kekuatan utama olahraga di Kepri tetap menjadi tantangan terberat.
Abdul Razak menempatkan Porprov sebagai bagian dari evaluasi pembinaan atlet di setiap kabupaten dan kota. Atlet yang menonjol di Tanjungpinang diharapkan dipersiapkan ke kompetisi tingkat lebih tinggi.
Tahap berikutnya adalah kualifikasi Pra-PON cabang panahan pada 2027. Dari sana, jalur menuju PON 2028 yang digelar di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan DKI Jakarta mulai dipetakan.
Perpani Kepri menyiapkan agenda lanjutan agar atlet yang tidak tampil di Porprov tetap mendapat kesempatan bertanding. Kepri Indoor Archery Championship 2026 dijadwalkan 14–15 November 2026 di One Batam Mall, Batam.
"Bagi yang tidak bisa mengikuti Porprov, kami dari Perpani Kepri telah menyediakan event satu minggu setelah Porprov. Event-nya yakni Kepri Indoor Archery Championship 2026," ujar Abdul Razak.
Kejuaraan indoor tersebut menjadi ruang menguji teknik dan mental, sekaligus menjaga konsistensi latihan setelah pesta olahraga provinsi berakhir. Perpani Kepri berharap rangkaian pertandingan panahan tahun ini melahirkan atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional.