BATAM — Asisten Sumber Daya Manusia Kapolri, Irjen Pol Deni Dharmapala, menandatangani surat telegram tersebut atas nama Kapolri. Perombakan menyasar tiga pejabat utama Polda Kepri dan satu pucuk pimpinan polres di jajaran wilayah.
Kombes Pol Marcelino Sampouw dilepas dari kursi Karo Rena Polda Kepri untuk penugasan di Lembaga Ketahanan Nasional. Posisinya diisi Kombes Pol Welly Abdillah, yang sebelumnya menjabat Karo Rena Polda Maluku Utara.
Kombes Pol Ferikson Tampubolon mendapat promosi sebagai Kasubdit Kerawanan Sendi Kehidupan Bernegara Ditpolitik Baintelkam Polri. Jabatan Direktur Intelkam Polda Kepri selanjutnya diemban AKBP Nanang Budi Santosa, yang sebelumnya menjabat Wadirintelkam Polda Kepri.
Di tingkat polres, AKBP Novyan Aries Efendie berpindah sebagai Wadirpolairud Polda Jawa Timur. Tongkat komando Kapolres Natuna diserahterimakan kepada AKBP Andyka Aer, sebelumnya Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri.
Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricillia Ohei menyebut alih tugas jabatan sebagai mekanisme lazim di tubuh Polri. Menurutnya, rotasi menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier anggota.
"Alih tugas jabatan merupakan hal yang lazim sebagai implementasi tour of duty dan tour of area. Ini adalah bagian penting dari penyegaran organisasi, pembinaan karier, sekaligus dorongan regenerasi kepemimpinan agar efektivitas kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," ujar Kombes Pol Nona.
Sesuai ketentuan, proses serah terima jabatan bagi para pejabat yang dimutasi akan dilangsungkan paling lambat 14 hari sejak surat telegram dikeluarkan. Belum ada keterangan resmi soal lokasi pelaksanaan sertijab.
Kabidhumas Polda Kepri turut mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing. Warga dapat memanfaatkan layanan tanggap darurat Call Center 110 yang beroperasi 24 jam bebas pulsa untuk melaporkan potensi gangguan keamanan.