BATAM — Kepala Diskominfo Kepri Hendri Kurniadi menyoroti peran PJS dalam menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ke Batam. Menurut dia, belum ada organisasi wartawan lain yang mendatangkan menteri ke provinsi itu. "Setahu saya, organisasi wartawan yang mendatangkan menteri ke Kepri baru PJS," ujar Hendri, disambut tepuk tangan peserta.
Gala dinner yang digelar Pemprov Kepri itu menjadi pembuka rangkaian Rakernas III PJS. Sekitar 250 peserta dari 26 provinsi dijadwalkan mengikuti forum konsolidasi organisasi pada 4–5 November 2026 di Asrama Haji Batam.
Hendri menilai kehadiran ratusan insan pers dari berbagai daerah sebagai momentum memperkenalkan potensi Kepri. Menurutnya, kegiatan berskala nasional membuat daerah mendapat perhatian lebih luas.
Pemerintah daerah, kata Hendri, terbuka membangun sinergi dengan insan pers. Pers dinilai punya posisi strategis dalam demokrasi, bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra mengawal pembangunan dan menyalurkan aspirasi warga.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Hendri mengingatkan pentingnya peran wartawan profesional. Pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan disebutnya sebagai benteng utama menangkal disinformasi dan hoaks.
Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan jajaran Pemprov atas penyambutan serta jamuan makan malam bagi seluruh peserta. "Atas nama DPP, kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kepri, Bapak Ansar Ahmad, yang telah menggelar gala dinner ini," kata Mahmud.
Mahmud memaparkan perjalanan PJS sejak berdiri pada 2022 hingga berkembang menghimpun jurnalis siber dari berbagai wilayah Indonesia. Salah satu komitmen utama organisasi, menurut dia, adalah meningkatkan profesionalisme wartawan lewat penguatan kompetensi dan penerapan kode etik jurnalistik.
PJS juga mendorong anggotanya mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta menaati ketentuan peraturan perundang-undangan. Langkah itu diambil untuk menjawab keraguan publik terhadap kualitas jurnalis siber.
"Kita ingin menjawab stigma wartawan abal-abal bukan dengan perdebatan, tetapi dengan kompetensi, etika, dan kualitas karya jurnalistik. Kita ingin wartawan PJS berdiri sejajar dengan insan pers profesional lainnya," tegas Mahmud.
Gala dinner dihadiri jajaran pengurus DPP PJS, antara lain Wakil Ketua Umum Ady Indra Pawennari, Sekretaris Jenderal Rikky Fermana, Bendahara Umum Sofyan Siahaan, dan Ketua Komisi Etik Richard Nainggolan. Hadir pula pengurus DPD dan DPC serta anggota dari berbagai provinsi.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua Umum Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) Prof. Nelson Pomalingo dan Pembina DPP PJS Alias Wello. Rakernas III PJS diharapkan menghasilkan rumusan program kerja strategis sekaligus memperkuat komitmen membangun ekosistem pers siber yang kompeten, berintegritas, dan profesional di seluruh Indonesia.