BATAM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek 2577/2026 yang digelar oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Batam, Selasa (17/2/2026).
Dalam kunjungan perdananya merayakan Imlek di Batam, Menko AHY memuji semangat multikulturalisme kota tersebut sebagai miniatur kebinekaan Indonesia yang harus terus dijaga demi mewujudkan visi Indonesia Emas.
Poin Strategis Sambutan Menko AHY
| Topik Utama | Pesan Kunci |
|---|---|
| Persatuan | Batam sebagai wajah multikulturalisme Indonesia yang rukun dan harmonis. |
| Ekonomi | Batam tetap menjadi motor pertumbuhan nasional dengan status Free Trade Zone (FTZ). |
| Infrastruktur | Komitmen pemerintah terhadap pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah. |
| Filosofi 2026 | Tahun Kuda Api sebagai simbol transformasi, energi, dan keberanian. |
Sebagai Menko Infrastruktur, AHY menegaskan bahwa setiap proyek fisik yang dibangun pemerintah memiliki tujuan akhir pada peningkatan kesejahteraan sosial. Ia menekankan bahwa konektivitas antarwilayah adalah kunci agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di satu titik, tetapi dirasakan hingga pelosok.
“Pembangunan infrastruktur harus benar-benar meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas. Namun yang lebih penting adalah pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat, termasuk di Batam,” tegas AHY.
Menko AHY juga mengenang visi besar para pendiri bangsa, termasuk mendiang B.J. Habibie, yang merancang Batam sebagai jendela ekonomi Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Ia mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam menjaga iklim investasi tetap kondusif.
Selain itu, ia memberikan apresiasi khusus kepada komunitas Tionghoa melalui PSMTI yang terus berkontribusi dalam menggerakkan sektor industri dan membuka lapangan kerja di daerah.
Menutup sambutannya, AHY mengajak masyarakat untuk mengambil semangat dari zodiak Kuda Api yang melambangkan tahun 2577 ini. Ia berharap tahun ini membawa kekuatan dan tekad bagi bangsa Indonesia untuk melakukan transformasi besar dimulai dari unit terkecil, yakni keluarga, hingga ke tingkat negara.