BATAM — Pemerintah Kota Batam mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp69,3 triliun pada tahun berjalan, sebuah angka yang melampaui target awal. Pencapaian ini disebut tidak lepas dari situasi kondusif dan toleransi tinggi yang terjaga di tengah masyarakat heterogen di kota industri tersebut.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Batam saat ini merupakan yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Tren positif ini juga dibarengi dengan penurunan angka kemiskinan secara konsisten di seluruh kecamatan.
Tantangan Pengangguran dan Arus Migrasi 17 Ribu Jiwa
Meski ekonomi menguat, Amsakar tidak menampik adanya tantangan sosial yang membayangi. Tingkat pengangguran di Batam saat ini masih tertahan di angka 7 persen, yang salah satunya dipicu oleh tingginya angka migrasi penduduk ke Batam.
Data pemerintah menunjukkan terdapat lebih dari 17.000 jiwa yang datang dan menetap di Batam dalam satu tahun terakhir. Arus migrasi yang masif ini menuntut pengelolaan infrastruktur dan stabilitas sosial yang lebih ekstra agar tidak membebani daya dukung kota.
“Ini menjadi tantangan yang harus dikelola bersama agar tidak membebani infrastruktur dan stabilitas sosial,” ujar Amsakar di hadapan ribuan jemaat yang hadir.
Pesan Persatuan dari Amsakar Achmad dan Li Claudia
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menggambarkan keberagaman Batam layaknya sebuah orkestrasi yang indah jika dirangkai dengan baik. Ia menekankan bahwa pembangunan spiritual merupakan landasan utama untuk mewujudkan kota yang maju dan berkarakter.
“Semakin taat menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing, Batam akan menjadi daerah yang diberkahi. Ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam setiap perayaan hari besar keagamaan,” katanya.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat empati di tengah perbedaan. Menurutnya, momentum Paskah harus menjadi pengingat untuk saling menjaga kebersamaan demi masa depan Batam yang lebih baik.
Mongol Stres Cairkan Suasana di Dataran Engku Putri
Perayaan Paskah Oikumene 2026 ini juga menyuguhkan sisi hiburan dengan kehadiran komika nasional Rony Imanuel atau yang akrab disapa Mongol Stres. Materi stand-up comedy yang dibawakannya sukses memancing tawa ribuan jemaat, mencairkan suasana malam di Dataran Engku Putri.
Kemeriahan acara semakin memuncak saat dilakukan pembagian doorprize bagi para jemaat. Satu unit sepeda motor sebagai hadiah utama diundi langsung oleh kepala daerah dan diserahkan kepada pemenang yang beruntung di lokasi acara.
Sebagai penutup, Amsakar Achmad menyampaikan rencana pribadinya untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci pada 21 Mei mendatang. Selama masa keberangkatannya, roda pemerintahan Kota Batam akan dijalankan sementara oleh Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.