Pencarian

Paduan Suara Gereja Kepri Gagal Terbang ke Manokwari, Nyanyi di Bandara Soetta Usai Dana Hibah Rp 1,4 Miliar Menguap

Senin, 29 Juni 2026 • 22:50:31 WIB
Paduan Suara Gereja Kepri Gagal Terbang ke Manokwari, Nyanyi di Bandara Soetta Usai Dana Hibah Rp 1,4 Miliar Menguap
Kontingen paduan suara Gereja Kepri gagal terbang ke Manokwari dan bernyanyi di Bandara Soetta.

TANJUNGPINANG — Peristiwa puluhan anggota paduan suara gereja asal Kepulauan Riau yang gagal berangkat ke Manokwari dan akhirnya bernyanyi di bandara menjadi sorotan publik. Pemprov Kepri buka suara soal aliran dana hibah yang sudah diberikan untuk kegiatan tersebut.

Dana Hibah Rp 1,4 Miliar Sudah Cair, Peserta Malah Terdampar di Jakarta

Kadiskominfo Kepri, Hendri Kurniadi, mengonfirmasi bahwa Pemprov telah mengalokasikan dana hibah sekitar Rp 1,4 miliar kepada organisasi penyelenggara Pesparawi. Anggaran tersebut disalurkan melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kepri.

"Sepanjang yang saya tahu, informasi dari Biro Kesra dan Pak Gubernur, ada bantuan sekitar Rp 1,4 miliar yang diberikan kepada organisasi Pesparawi," kata Hendri, Senin (29/6/2026).

Meski dana hibah telah cair, 27 anggota kontingen justru gagal melanjutkan perjalanan dari Jakarta menuju Manokwari. Mereka akhirnya menghibur diri dengan menyanyikan lagu rohani di area Bandara Soetta, sebuah aksi yang kemudian viral di media sosial.

Pemprov Akui Tahu dari Media Sosial, Tunggu Laporan Panitia

Hendri mengakui bahwa Pemprov Kepri baru mengetahui nasib para peserta dari pemberitaan media dan unggahan di platform digital. Pemerintah tidak menerima laporan awal secara langsung dari pihak panitia mengenai kendala yang dihadapi kontingen.

"Kami mendapat informasi bahwa ada 27 orang yang gagal berangkat dari Jakarta. Kami mengikuti perkembangan dari media sosial dan pemberitaan," ujarnya.

Pemerintah memberikan apresiasi atas semangat para peserta yang tetap menunjukkan kegigihan meski dalam kondisi kecewa. Namun, Pemprov mendesak organisasi penyelenggara untuk segera membuka suara ke publik.

"Itu yang bisa menjawab organisasinya. Pemerintah sudah memberikan dana kepada organisasi. Kami menunggu bagaimana laporan dari organisasi, baik kronologi maupun penggunaan anggarannya," jelas Hendri.

Kronologi Keberangkatan dan Dugaan Miskomunikasi

Belum ada pernyataan resmi dari pihak panitia Pesparawi Kepri mengenai penyebab gagalnya pemberangkatan kontingen. Publik menduga ada miskomunikasi atau masalah logistik yang menyebabkan 27 orang tersebut tertahan di Jakarta, sementara dana hibah Rp 1,4 miliar telah dikucurkan.

Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan di kalangan warga Kepri mengenai transparansi pengelolaan anggaran hibah daerah. Banyak yang berharap agar pemerintah daerah melakukan audit atau evaluasi ketat terhadap penggunaan dana kegiatan serupa di masa mendatang.

Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks